Olahraga

Micky van de Ven Geram, Tottenham Harusnya Terdepak dari Liga Setelah Musim Memalukan!

Jakarta, Maret.id — Micky van de Ven mengekspresikan rasa frustrasi mendalam setelah Tottenham Hotspur berhasil menghindari degradasi Liga Premier Inggris dengan selisih tipis dalam laga terakhir musim ini. Meski Roberto De Zerbi berhasil membawa tim selamat, kapten sementara itu menganggap musim domestik mereka sangat “tak dapat diterima” dan “memalukan” mengingat banyaknya talenta yang dimiliki skuad.

Tim Berhasil Bertahan di Bawah Asuhan De Zerbi

Tottenham memastikan nasib mereka di Liga Premier pada matchday terakhir dengan kemenangan krusial 1-0 atas Everton. Keberhasilan penyelamatan ini merupakan hasil dari kerja keras De Zerbi, yang mengambil alih tim dalam keadaan terpuruk. Pada awal musim, Spurs hanya berhasil mencatatkan tujuh kemenangan dari 31 pertandingan pertama mereka.

Namun, manajer asal Italia tersebut berhasil membawa timnya meraih tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dalam tujuh laga awalnya untuk memastikan Spurs tetap bertahan di liga. Dalam pernyataannya untuk program Match of the Day di BBC, Van de Ven yang ditunjuk sebagai kapten saat Cristian Romero absen karena cedera, tidak menahan kemarahannya dalam menghadapi situasi sulit yang mereka alami.

Kejujuran Van de Ven yang Blak-blakan

Van de Ven menegaskan, “Sungguh tidak bisa diterima bahwa pertandingan terakhir yang kami mainkan musim ini harus berujung pada pertarungan untuk menghindari degradasi. Klub ini memiliki sejumlah pemain yang luar biasa.” Ia menambahkan, “Memang memalukan harus membiarkan situasi ini berlanjut hingga hari terakhir, tapi kami berhasil melakukannya, dan itulah yang terpenting.”

Dengan emosional, Van de Ven melanjutkan, “Jujur saja, saya lebih emosional saat peluit akhir dibunyikan. Musim ini sangat berat bagi saya secara pribadi. Saya bermain hampir di setiap pertandingan, dan saya telah banyak menderita. Perasaan ini sungguh membahagiakan, dan kita tidak boleh membiarkan hal ini terulang lagi.”

Palhinha Menargetkan Peningkatan di Masa Depan

Joao Palhinha, yang menjadi pahlawan kemenangan Spurs, juga berbagi pandangannya setelah melewati musim yang penuh gejolak. Gelandang asal Portugal ini mencetak gol menyusul rebound dari tiang gawang tepat sebelum babak pertama berakhir. Palhinha menekankan ketangguhan yang diperlihatkan oleh rekan-rekannya di bawah kepemimpinan De Zerbi.

Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, ia menjelaskan, “Banyak hal terjadi musim ini, tapi hari ini kami menunjukkan apa yang bisa kami lakukan. Setelah musim yang buruk seperti ini, kami tampil sebagai satu kesatuan dan mendapat dukungan luar biasa dari para penggemar.”

Apa Langkah Selanjutnya bagi Tottenham?

De Zerbi berharap untuk membangun timnya dengan mengandalkan pemain-pemain kunci seperti Van de Ven, yang memiliki kontrak hingga 30 Juni 2029. Meskipun tim mengalami kesulitan secara keseluruhan, bek muda ini mencatatkan musim yang gemilang secara individu, tampil dalam 45 pertandingan di seluruh kompetisi, termasuk Liga Champions. Van de Ven mencetak tujuh gol dan memberikan satu assist dalam 3.943 menit bermain.

Dengan semangat baru, klub akan berupaya melakukan perombakan skuad dan memastikan mereka tidak mengulangi musim yang penuh kegagalan ini. “Kami perlu belajar dari kesalahan dan memastikan kesuksesan di masa depan,” tambahan Van de Ven, yang sangat berambisi untuk kembali ke jalur kemenangan musim mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button