Gaya Hidup

Prilly Latuconsina Kini Rescue Diver di Red Bull Cliff Diving!

Jakarta, Maret.id — Aktris Prilly Latuconsina dipercaya menjadi salah satu anggota tim penyelamat atau rescue diver pada ajang Red Bull Cliff Diving World Series 2026 dan membagikan pengalamannya melalui unggahan di akun Instagram pada 24 Mei 2026. Peran itu menempatkan Prilly langsung menjaga keselamatan para atlet di tengah kondisi laut yang menantang sepanjang kompetisi.

Tanggung jawab di zona penyelamatan

Tugas Prilly sebagai rescue diver meliputi pemantauan terus-menerus terhadap pelaku kompetisi dan kesiapsiagaan untuk melakukan evakuasi jika terjadi kecelakaan. Ia menerangkan bahwa tanggung jawab tersebut bukanlah sekadar simbol karena keselamatan atlet berada di tangan tim penyelamat yang berjaga.

Hambatan fisik dan mental selama bertugas

Prilly menyebut beberapa kendala utama yang dihadapi antara lain ombak besar, arus laut yang kuat, serta suhu air yang dingin sehingga membutuhkan tenaga ekstra. Ia juga menjelaskan bahwa mempertahankan posisi rescue di atas air selama lebih dari dua jam menuntut ketahanan fisik dan ketangguhan mental.

Persiapan dan protokol keselamatan

Sebelum tugas dimulai, Prilly dan tim melakukan pengecekan kedalaman laut serta menerima briefing khusus untuk menghadapi ronde dengan tingkat kesulitan tinggi. Selain itu, ia mengenakan perlengkapan menyelam yang bertuliskan “Rescue Diver” pada bagian belakang wetsuit sebagai identitas tugasnya di lapangan.

Prilly mengakui proses pelatihan menjadi bagian penting yang membawanya ke posisi tersebut karena hobi diving yang dijalaninya berkembang menjadi keterlibatan profesional. Dalam unggahannya ia menuliskan rasa syukur atas kesempatan itu dan mengakui bahwa perjalanan sampai ke titik ini dilalui melalui rangkaian latihan intensif.

Momen paling menantang di ronde akhir

Menurut Prilly, ronde terakhir menjadi salah satu momen paling berat karena atlet menampilkan teknik cliff diving dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Tim rescue pun dituntut ekstra fokus dan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan cedera atau insiden di lokasi.

Prilly juga bercerita bahwa di tengah tugas ia sempat mengisi tenaga sambil tetap berada di posisi rescue demi memastikan kesiagaan tim tidak terganggu. Meskipun kondisi fisik terasa berat, ia merasa bangga dipercaya berada dalam posisi yang memegang peranan penting bagi keselamatan jalannya perlombaan.

Evaluasi dan kesan pribadi

Seluruh rangkaian kompetisi berjalan lancar tanpa tercatatnya cedera serius pada atlet, sehingga tugas tim penyelamat dinilai sukses menjalankan fungsinya. Pengalaman menjadi rescue diver menurut Prilly merupakan momen berkesan yang memperkaya perjalanan hobinya di dunia menyelam dan memberi pelajaran tentang pentingnya kerja tim serta disiplin keselamatan.

Pada akhir keterangannya, Prilly menegaskan bahwa keterlibatan di ajang internasional seperti Red Bull Cliff Diving memberi perspektif baru tentang kondisi lapangan dan menambah komitmennya terhadap praktik keselamatan bawah air. Pengalaman ini dipandangnya tidak hanya sebagai pencapaian personal tetapi juga sebagai sumbangsih nyata terhadap keselamatan olahraga ekstrem di laut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button