Dolar AS Menguat, Bapanas Jamin Harga Beras SPHP Tidak Naik!

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bahwa harga beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tetap stabil di tengah penguatan nilai tukar Dolar Amerika Serikat (AS) yang mengalami kenaikan sebesar 0,1 persen. Direktur SPHP Bapanas, Maino Dwi Hartono, menegaskan bahwa fluktuasi kurs rupiah tidak akan mempengaruhi harga jual beras program pemerintah ini.
Dalam pernyataannya, Maino meminta masyarakat tidak perlu khawatir mengenai perubahan nilai tukar, yang memang berpotensi berdampak pada berbagai sektor, termasuk pangan. Namun, untuk beras SPHP, pemerintah menjamin bahwa harga yang ditawarkan kepada publik tidak akan mengalami perubahan apapun.
Komitmen Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Harga
“Meski kurs dolar berfluktuasi, harga beras SPHP yang merupakan bagian dari program pemerintah tetap tidak berubah,” tambah Maino dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/5). Ia menjelaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.
Setelah stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, pemerintah kini berfokus untuk memastikan harga pangan pokok, khususnya beras SPHP, tetap terjaga. Maino juga menekankan bahwa kualitas beras tersebut tidak akan mengalami penurunan. Pemerintah berkolaborasi dengan Perum Bulog untuk menjaga mutu beras agar tetap berkualitas medium dan terjangkau bagi masyarakat.
Harga Eceran Tertinggi Beras SPHP
Saat ini, harga eceran tertinggi beras SPHP ditetapkan berbeda-beda sesuai dengan wilayah distribusi. Di wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi, harga beras ditetapkan sebesar Rp 12.500 per kilogram.
Peraturan baru ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, di mana mereka diizinkan untuk membeli hingga lima kemasan ukuran 5 kilogram, yang total maksimal mencapai 25 kilogram. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga yang stabil dan terjangkau.
Pentingnya Ketersediaan Pangan Berkualitas
Kepastian terhadap harga dan kualitas beras SPHP merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan berkualitas bagi masyarakat. Dengan tetap mempertahankan kualitas medium, masyarakat tidak diminta untuk khawatir mengenai pengurangan dalam spesifikasi beras yang dijual.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan, diharapkan daya beli masyarakat dapat terjaga, serta ketersediaan pangan di pasar dapat terpenuhi dengan baik. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengatasi tantangan perekonomian akibat fluktuasi nilai tukar dan menjaga kesejahteraan rakyat.





