Nasional

Presiden Prabowo ke Prancis! Jubir Gerindra: Jangan Dipolitisasi!

Jakarta, Maret.id — Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menegaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis adalah bagian dari agenda diplomasi strategis Indonesia. Ia meminta semua pihak tidak mempolitisasi kunjungan kenegaraan tersebut dan memahami konteks di balik aktivitas tersebut.

Kunjungan Strategis Presiden Prabowo

Dalam pernyataannya, Bahtra menekankan bahwa perjalanan Presiden Prabowo bukanlah agenda yang tiba-tiba, melainkan direncanakan jauh sebelumnya. “Ini bukan perjalanan pribadi Presiden, tetapi tugas negara. Jangan agenda negara dipersempit menjadi framing simbolik yang bernuansa politis,” kata Bahtra, di Jakarta, pada Rabu, 27 Mei 2026.

Presiden Prabowo, sebagai Kepala Negara, tengah berupaya untuk memperkuat kedudukan Indonesia di tengah situasi geopolitik dan ekonomi global yang semakin kompleks. Bahtra menekankan pentingnya dukungan publik terhadap langkah-langkah diplomasi yang ditempuh oleh pemerintah.

Memperkuat Kerjasama Internasional

Bahtra menjelaskan bahwa dalam kunjungan ke Prancis, Presiden Prabowo fokus pada penguatan kerjasama di berbagai bidang, termasuk pertahanan, investasi, dan teknologi. Dia menekankan bahwa setiap kunjungan ke luar negeri selalu diarahkan untuk menggali kepentingan nasional dan memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dengan negara lain.

Kedekatan Presiden Prabowo dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, juga menjadi hal yang diungkapkan Bahtra. Dalam kesempatan sebelumnya, Presiden Prabowo diundang sebagai tamu kehormatan pada peringatan Bastille Day tahun 2025 lalu. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan bilateral antara kedua negara semakin erat dan saling menguntungkan.

Manfaat Konkrit untuk Bangsa

“Yang harus dilihat publik adalah manfaat konkret untuk bangsa, mulai dari peluang investasi, penguatan ekonomi, transfer teknologi, hingga peningkatan posisi tawar Indonesia di tingkat global,” imbuh Bahtra. Dengan demikian, kunjungan ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan Indonesia di kancah internasional.

Lebih lanjut, Bahtra menekankan perlunya masyarakat untuk memahami bahwa agenda diplomasi tidak hanya sebatas ceremonial, tetapi berfokus pada hasil yang nyata bagi pembangunan ekonomi dan kemitraan internasional Indonesia. Pemerintah berharap dengan dukungan masyarakat, Indonesia dapat terus mengukir prestasi di panggung global melalui diplomasi yang aktif dan produktif.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button