Nasional

MENAG PIMPIN PENYEMBELIHAN SAPI KURBAN PRESIDEN PRABOWO DI ISTIQLAL!

Jakarta, Maret.id — Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memimpin langsung penyembelihan sapi kurban yang disumbangkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Masjid Istiqlal, Jakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2026 dan dihadiri oleh sejumlah panitia serta petugas yang terlibat dalam proses tersebut.

Penyembelihan Berjalan Sesuai Protokol

Kegiatan penyembelihan dimulai pada pagi hari di fasilitas pemotongan hewan di kawasan Gerbang 3 Al Aziz. Sebelum kegiatan berlangsung, Menag Nasaruddin memberikan pengarahan yang menekankan pentingnya keselamatan kerja dan keteraturan selama proses penyembelihan. “Mohon ketua panitia dikontrol betul, menyembelih dalam keadaan semuanya full team, siap semuanya. Kita ingin hari ini zero accident, tidak ada kecelakaan,” ujarnya.

Dalam pesannya, Nasaruddin mengingatkan bahwa semua anggota tim harus bekerja dengan persiapan matang dan fokus pada keselamatan. “Istiqlal harus menjadi contoh kebersihannya, dagingnya, pokoknya zero kecelakaan. Ini adalah harapan kami, dan kepada masyarakat yang mendapatkan hewan kurban dari Istiqlal, doakanlah mereka-mereka yang telah berkontribusi untuk kita semuanya,” tambahnya.

Sapi Kurban Presiden Sebagai Pembuka Acara

Sapi kurban yang disumbangkan oleh Presiden Prabowo memiliki bobot sekitar 1,3 ton dan menjadi hewan pertama yang disembelih pada acara tersebut. Setelah penyembelihan sapi presiden, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan sapi kurban milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang memiliki bobot sekitar 1,2 ton.

Penyembelihan ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan serta kebersihan selama proses pemotongan hewan. Menag Nasaruddin turut memeriksa sistem pengelolaan limbah di area rumah potong hewan, memastikan semua sisa penyembelihan tidak mengalir ke saluran sungai sekitar masjid.

Pengawasan Ketat dan Pembatasan Akses

Selama kegiatan berlangsung, pihak panitia membatasi akses masyarakat ke lokasi pemotongan hewan. Pembatasan ini juga berlaku bagi peliputan media yang difokuskan hanya pada proses penyembelihan hewan kurban milik Presiden dan Wakil Presiden. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban dan kelancaran acara.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata dari pelaksanaan ibadah kurban yang tidak hanya merujuk pada aspek ritual, tetapi juga mencakup tanggung jawab sosial dan lingkungan. Melalui pengawasan dan persiapan yang matang, penyembelihan hewan kurban di Masjid Istiqlal diharapkan dapat berlangsung dengan aman, efektif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebagai salah satu masjid terbesar di Indonesia, Istiqlal selalu menjunjung tinggi nilai kebersihan dan keamanan dalam pelaksanaan setiap kegiatan, termasuk di dalamnya penyembelihan hewan kurban. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masjid-masjid lainnya dalam melaksanakan ibadah kurban di tahun-tahun mendatang, dengan tetap mematuhi protokol yang telah ditetapkan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button