Anak Bupati Pelalawan Terjerat Ganja, Petinggi Parpol Dicurigai Terlibat!

Jakarta, Maret.id — Sejumlah elite politik dan selebritas media sosial di Riau, termasuk anak Bupati Pelalawan, AF, terlibat dalam kasus narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut AF diduga terpapar asap ganja, mencuri perhatian publik.
Penangkapan Politisi Muda
Sorotan utama tertuju pada FZR, seorang pemuda berusia 22 tahun yang diduga menjabat sebagai Bendahara DPD PAN Kabupaten Pelalawan. FZR bukan hanya terjaring, tetapi juga dituduh sebagai pemilik barang bukti berupa ganja yang ditemukan di lokasi penggerebekan.
Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita barang bukti mencengangkan berupa 9,86 gram ganja kering dan 7,76 gram cairan Etomidate dari tangan politisi muda ini. Penangkapan berlangsung di Aula Zapin pada Selasa, 26 Mei 2026, disertai rilis pers yang dihadiri oleh Kepala BNNK Pekanbaru Kombes Wawan, Kapolresta Pekanbaru Muharman Arta, dan Kasat Narkoba Noki Loviko.
Pihak berwenang menegaskan bahwa hukum akan ditegakkan tanpa pandang bulu bagi semua yang terbukti melanggar undang-undang narkotika. Kombes Wawan menyatakan bahwa FZR akan langsung masuk ke tahap penyidikan formal, tanpa opsi rehabilitasi. Tindakan ini diambil karena beratnya barang bukti ganja yang dimiliki FZR telah melebihi batas toleransi rehabilitasi.
Berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung tentang rehabilitasi, batas maksimal untuk mendapatkan rehabilitasi adalah 5 gram, sementara barang bukti yang dipegang FZR hampir dua kali lipat dari jumlah tersebut.
Nasib Pengunjung Lain
Berbeda nasib yang dialami oleh belasan pengunjung lain yang ikut terjaring dalam penggerebekan malam itu. Mereka tidak menghadapi tuntutan yang sama dengan FZR, namun tetap saja situasi tersebut mengindikasikan meningkatnya pengawasan terhadap aktivitas narkoba di daerah tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan media, terutama karena melibatkan kalangan elite dan pejabat daerah. Banyak yang berharap bahwa tindakan tegas ini akan memberikan efek jera dan menurunkan tren penggunaan narkoba di kalangan anak muda.
Seiring berjalannya penyidikan, masyarakat juga menantikan informasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah hukum yang akan diambil terhadap FZR dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus ini. Upaya penegakan hukum yang konsisten diharapkan bisa membawa perubahan positif dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di Indonesia.





