Nasional

Menag Jamin Kesucian Kurban, Pimpin Pemotongan 78 Sapi Prabowo

Jakarta, Maret.id — Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, memimpin secara langsung prosesi penyembelihan 78 hewan kurban sumbangan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Rumah Potong Hewan (RPH) Masjid Istiqlal, Jakarta pada Kamis, 28 Mei 2026.

Penyembelihan Hewan Kurban yang Bersejarah

Sapi kurban milik Prabowo Subianto, yang memiliki bobot sekitar 1,3 ton, menjadi hewan pertama yang disembelih. Selanjutnya, sapi kurban dari Gibran dengan bobot 1,2 ton menyusul dalam prosesi yang berlangsung khidmat tersebut.

Nasaruddin Umar menekankan pentingnya aspek keselamatan selama proses penyembelihan. Sebelum prosesi dimulai, ia memberikan arahan kepada seluruh panitia dan tim jagal, menekankan untuk menjaga keadaan aman dan terorganisir. “Mohon ketua panitia dikontrol betul, menyembelih dalam keadaan semuanya full team, siap semuanya. Kita ingin hari ini zero accident, tidak ada kecelakaan,” ujar Nasaruddin di area RPH.

Peningkatan Jumlah Hewan Kurban

Pada tahun ini, Masjid Istiqlal mencatat peningkatan yang signifikan dalam jumlah hewan kurban dibandingkan tahun lalu. Tercatat 65 sapi dan 13 kambing disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin juga memimpin doa serta melantunkan takbir saat prosesi penyembelihan dimulai.

Menurut Nasaruddin, lonjakan jumlah hewan kurban tahun ini sangat mencolok. “Tahun lalu sapi hanya 45 ekor, kambingnya 65 ekor. Jumlah kilogramnya juga meningkat, kurang lebih 10.000 kilogram atau 10 ton,” jelasnya. Ia juga menjelaskan bagaimana daging hewan kurban ini akan didistribusikan kepada masyarakat luas melalui berbagai organisasi dan yayasan.

Pesan Moral dan Esensi Idul Adha

Dalam pernyataan terpisah, Nasaruddin menegaskan bahwa esensi Idul Adha memiliki kesamaan dengan Idul Fitri. “Kita tujuannya Idul Kurban itu sama dengan Idul Fitri. Kata Rasulullah SAW tidak boleh ada orang yang kelaparan, tidak makan pada hari raya Id,” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Zakat fitrah bertujuan untuk semua harus kenyang pada Hari Raya Idul Fitri dengan cara mengkonsumsi karbohidrat. Untuk Idul Adha, pasangannya adalah protein hewani. Diharapkan pada bulan-bulan kurban ini tidak ada orang yang tidak mengkonsumsi daging.”

Dengan peningkatan yang terlihat pada kegiatan kurban tahun ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial terus terjaga di kalangan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol pengorbanan, tetapi juga semakin memperkuat rasa kebersamaan dalam berbagi rezeki.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button