Konsumsi Suplemen Sekaligus Bisa Bikin Overdosis?

Jakarta, Maret.id — Konten kreator TikTok Reizuka Ari menjadi sorotan publik setelah mengunggah video yang memperlihatkan dirinya mengonsumsi belasan pil suplemen sekaligus bersama minuman kolagen. Video tersebut memicu perdebatan luas mengenai keselamatan konsumsi suplemen dan praktik kesehatan mandiri di media sosial.
Reizuka, yang nama aslinya tercatat sebagai Ari Kurniawan, tampak menghitung dan menenggak sejumlah kapsul dalam satu kesempatan. Dalam rekaman itu ia menyebut kebiasaan mengonsumsi pil tersebut dilakukan setiap hari untuk menjaga kebugaran dan penampilan.
Reaksi Tenaga Medis
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Putu Arya Nugraha mengingatkan bahwa mengonsumsi belasan suplemen sekaligus berisiko menimbulkan overdosis dan interaksi antarzat. Ia menegaskan adanya potensi akumulasi vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K yang tersimpan di jaringan lemak dan hati sehingga dapat menyebabkan keracunan bila dikonsumsi berlebihan.
Menurut dr. Putu, kombinasi suplemen yang tidak terkontrol juga bisa mengganggu penyerapan zat penting, misalnya interaksi antara zat besi dan kalsium. Beban zat kimia yang tinggi pada tubuh akan meningkatkan kerja ginjal dan hati dalam proses eliminasi, sehingga risiko gangguan organ meningkat.
Aturan Konsumsi Suplemen
Dr. Putu menekankan bahwa penggunaan suplemen sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan bukan kebiasaan rutin tanpa dasar medis. Ia menyarankan pemeriksaan atau konsultasi medis terlebih dahulu untuk mengetahui kekurangan nutrisi yang nyata sebelum memutuskan mengonsumsi suplemen dalam jumlah banyak.
Sebagai contoh, bila seseorang mengalami kekurangan vitamin D, langkah sederhana seperti berjemur di bawah sinar matahari pagi bisa menjadi alternatif yang aman. Pada kondisi tertentu seperti pemulihan pasca penyakit atau kelelahan berat, konsumsi suplemen dapat dipertimbangkan namun sebaiknya berdasarkan resep atau rekomendasi tenaga kesehatan.
Bahaya Miskonsepsi “Semakin Banyak Semakin Sehat”
Dr. Putu juga mengingatkan bahwa anggapan lebih banyak suplemen berarti lebih sehat adalah mitos yang berbahaya. Efek samping seperti mual, gangguan penyerapan nutrisi, hingga potensi kerusakan organ tidak boleh diremehkan.
Ia menambahkan bahwa tanda-tanda sistem imun yang tidak seimbang, misalnya jarang sakit namun jika sakit lama sembuhnya, perlu menjadi sinyal untuk mengevaluasi pola hidup dan asupan gizi. Pencegahan penyakit sebaiknya dilakukan melalui pola hidup sehat, bukan mengandalkan konsumsi suplemen dalam jumlah beragam tanpa dasar.
Reaksi Publik dan Penilaian Ahli
Video yang viral menuai kritik dari netizen dan profesional kesehatan karena dinilai berpotensi menyesatkan dan membahayakan. Dalam klip itu, Reizuka menyatakan kebiasaan minum belasan pil dilakukan setiap hari dengan tujuan menjaga kebugaran, anti-aging, dan penampilan yang cerah.
Para ahli menekankan pentingnya edukasi publik tentang suplemen dan risiko penggunaannya, serta mendorong masyarakat untuk berkonsultasi dengan tenaga medis. Pemeriksaan kebutuhan nutrisi yang terukur dan penerapan pola hidup sehat tetap menjadi langkah utama dalam menjaga kesehatan jangka panjang.