Dharma Jaya Dorong Pembangunan Rumah Potong Modern di Jakarta

Jakarta, Maret.id — Perumda Dharma Jaya terus mendorong pembangunan rumah potong hewan modern yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta. Inisiatif ini dianggap sangat penting untuk menciptakan sistem penyembelihan hewan kurban yang lebih higienis, terstandar, dan merata, seiring dengan pertumbuhan populasi urban di ibu kota.
Pentingnya Rumah Potong Modern
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menegaskan bahwa setiap wilayah di Jakarta sebaiknya memiliki pusat atau cabang rumah potong hewan yang telah mendapatkan sertifikasi. Dengan demikian, proses penyembelihan hewan kurban tidak lagi terpusat di satu lokasi, melainkan dapat diakses oleh masyarakat secara lebih mudah.
“Rencana ini sejalan dengan visi Jakarta untuk menjadi kota global yang mengutamakan sistem pangan dan sanitasi modern,” ujar Raditya di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Ia berharap, ke depannya, pemotongan hewan kurban dapat dilakukan secara merata di seluruh wilayah Jakarta sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan.
Kesiapan untuk Iduladha
Dalam rangka menyambut Iduladha, Dharma Jaya mendapatkan kepercayaan dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta untuk mengelola proses penyembelihan hewan kurban. Penunjukan ini merupakan apresiasi terhadap standar pelayanan dan prosedur penyembelihan yang diterapkan oleh Dharma Jaya.
Raditya menjelaskan bahwa seluruh proses penyembelihan hewan dilakukan sesuai dengan syariat Islam dan mendapatkan pengawasan ketat terkait kesehatan pangan dan sanitasi. Tahun ini, sekitar 700 juru sembelih halal telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan kurban.
Distribusi dan Kebersihan
Sampai sejauh ini, sekitar 250 ekor hewan telah dipotong di fasilitas Dharma Jaya. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjelang perayaan Iduladha. Ketua PWNU DKI Jakarta, Samsul Ma’arif, juga mendukung rencana pemerintah untuk membatasi penyembelihan hewan kurban di permukiman dan masjid, menekankan bahwa Jakarta memerlukan sistem rumah potong modern yang lebih teratur dan higienis.
Samsul berharap, dalam beberapa dekade mendatang, praktik penyembelihan hewan kurban di lingkungan perumahan dapat dihentikan. “Kami ingin agar 20 tahun ke depan, sudah tidak ada lagi penyembelihan hewan kurban di perumahan,” ujarnya.
Dengan adanya rumah potong modern, tidak hanya kualitas daging yang dihasilkan akan terjaga, tetapi juga kebersihan lingkungan dan kesehatan hewan. Langkah ini mencerminkan upaya bersama untuk memenuhi kebutuhan pangan yang lebih baik dan merata bagi seluruh masyarakat Jakarta.
