Nasional

WAISAK 2026 DI BOROBUDUR: MEDITASI DAN MALAM SERIBU LAMPION!

Jakarta, Maret.id — Perayaan Waisak 2026 di Candi Borobudur tengah dipersiapkan dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menarik. Momen tersebut akan berlangsung pada 29 hingga 30 Mei 2026, dan diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Rangkaian Kegiatan Waisak di Borobudur

Perayaan Waisak di Candi Borobudur selalu menjadi sorotan, dengan banyak kegiatan yang disiapkan untuk memberikan pengalaman mendalam bagi para pengunjung. Salah satu kegiatan khas yang dinantikan adalah pelepasan lentera perdamaian yang melambangkan spiritualitas dan penerangan batin bagi manusia. Kegiatan ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat tentang makna Waisak yang kaya akan nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai.

Rangkaian Waisak kali ini akan diawali dengan perjalanan suci para biksu dari Brahmavihara-Arama di Buleleng, Bali. Perjalanan menuju Borobudur sejauh 666 kilometer tersebut dilakukan dengan tema ‘Walk For Peace’. Tidak seperti perayaan sebelumnya, untuk tahun 2026 ini, perjalanan dimulai dari Bali dan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyambut rombongan dengan berbagai kegiatan budaya dan doa bersama di sepanjang rute.

Tradisi dan Ritual Penuh Makna

Perjalanan suci biksu-biksu tersebut akan dimulai pada 9 Mei 2026 dan diperkirakan akan tiba di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026. Pada 30 Mei 2026, prosesi penyambutan resmi akan dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB. Dengan rangkaian upacara Trisuci, diawali dengan ‘San Bu Yi Bai’ pada pukul 03.30 WIB, para biksu akan melaksanakan meditasi saat momen Waisak berlangsung pada pukul 15.44 WIB sebelum pelepasan lentera perdamaian dilakukan.

Malam pelepasan lentera menjadi puncak acara yang sangat dinanti. Suasana malam yang tenang turut menghias langit dengan ribuan lentera yang beterbangan. Dalam ajaran Buddha, cahaya dari lampion menggambarkan penerangan dari sifat buruk seperti kemarahan, kebodohan, dan keserakahan. Momen ini diharapkan membawa kedamaian dan harapan baru bagi semua orang.

Pengalaman Budaya dan Kuliner

Tak hanya ritual keagamaan, perayaan Waisak di Borobudur juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan budaya dan kuliner. Pengunjung dapat menikmati ‘Sunrise Pradaksina’, meditasi bersama, serta berkunjung ke Pasar Medang yang akan menghadirkan berbagai kuliner khas dan produk UMKM lokal. Pertunjukan budaya di kawasan Borobudur dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 29 hingga 30 Mei 2026, menawarkan aneka atraksi menarik bagi para pengunjung.

Diharapkan, dengan rangkaian kegiatan ini, perayaan Waisak di Candi Borobudur dapat menciptakan suasana yang harmonis, mengedukasi masyarakat, serta meningkatkan pariwisata di Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya sekadar acara tahunan, tetapi juga merupakan bentuk pelestarian nilai-nilai kebudayaan dan spiritualitas masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button