Lokal

Gorong

Jakarta, Maret.id — Kerusakan gorong-gorong tua berdiameter tiga meter diduga menjadi penyebab utama terjadinya jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Fenomena ini memicu kemacetan parah yang mengganggu aktivitas sehari-hari pengguna jalan sejak Kamis, 28 Mei 2026.

Kerusakan Gorong-Gorong Jadi Penyebab Utama

Ketua Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Jagakarsa, Sartono, menyatakan bahwa saluran gorong-gorong yang berfungsi untuk drainase sudah tidak berfungsi dengan baik akibat faktor usia. “Kemungkinan penyebabnya gorong-gorong yang sudah memakan usia. Diameter salurannya sekitar tiga meter,” ujar Sartono saat mengawasi proses penanganan di lokasi.

Dari pantauan di lokasi, gelombang pada permukaan jalan mulai terlihat pada Kamis, yang menandakan indikasi kerusakan. Tim Satpel SDA langsung memasang rambu-rambu peringatan untuk melindungi pengguna jalan.

Penanganan dan Perbaikan

Sartono menambahkan, sebanyak 15 personel ditugaskan untuk melakukan pengamanan area serta mengatur lalu lintas. Selain itu, pelat baja juga dipasang guna memperkuat struktur jalan yang mulai berongga. “Pelat baja ini untuk memperkuat struktur. Terutama yang bawahnya sudah berongga,” jelasnya.

Perbaikan diperkirakan akan menggunakan box culvert berukuran dua meter dan diprediksi membutuhkan waktu sekitar dua minggu, asalkan cuaca mendukung. Alat berat telah dikerahkan untuk melakukan penanganan darurat, dan proses penggalian serta pembersihan material masih berlangsung.

Dampak Terhadap Lalu Lintas

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas dari Jakarta menuju Depok mengalami kemacetan yang signifikan. Pantauan menunjukkan antrean kendaraan bahkan mencapai Flyover Tapal Kuda, membuat beberapa pengendara terjebak dalam perjalanan berjam-jam.

Seorang pengendara, Rian, mengaku harus meluangkan hampir tiga jam dalam perjalanan dari Lenteng Agung menuju Cibubur. “Saya dari jam 9 pagi. Sekarang hampir tiga jam di jalan,” ujarnya. Rian berharap agar proses perbaikan dapat segera rampung, sehingga arus lalu lintas dapat kembali normal.

Kemacetan yang terjadi memberikan dampak besar pada pengguna jalan. Rian merasa sangat terganggu karena situasi ini mengacaukan rencana perjalanan dan aktivitas lainnya. “Harapannya ya secepatnya selesai. Ini mengganggu rencana perjalanan,” tuturnya dengan penuh harap.

Dengan peninjauan dan perbaikan yang berlangsung, diharapkan kondisi di lokasi amblas dapat segera pulih dan kemacetan di ruas jalan tersebut bisa teratasi. Masyarakat pun diimbau untuk lebih sabar dan berhati-hati saat melintas di area tersebut selama proses perbaikan berlangsung.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button