Politik

Lalin Menuju UI dan Depok Dialihkan Akibat Jalan Amblas di Lenteng Agung!

Jakarta, Maret.id — Dalam upaya menangani situasi darurat serta memastikan keselamatan pengguna jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bekerja sama dengan institusi terkait telah menerapkan rekayasa lalu lintas di area yang terdampak. Langkah ini diambil seiring terjadinya jalan amblas yang memengaruhi aktivitas masyarakat.

Prioritas Keselamatan Masyarakat

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan, mengungkapkan bahwa keselamatan masyarakat menjadi fokus utama dalam penanganan kejadian ini. “Kami memahami aktivitas masyarakat terganggu akibat kondisi jalan amblas ini. Untuk itu, pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus segera dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” ujar Ujang pada Jumat, 29 Mei 2026.

Masyarakat juga diminta untuk menyesuaikan rute perjalanan mereka dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung. Ujang menekankan pentingnya kerjasama seluruh pihak dalam memastikan kelancaran aktivitas di area tersebut.

Detail Rekayasa Lalu Lintas

Rekayasa lalu lintas yang diterapkan mencakup pengalihan jalur bagi kendaraan roda dua, yang masih dapat melintasi lajur paling kanan di Jalan Raya Lenteng Agung. Pengalihan arus untuk kendaraan roda dua dilakukan secara situasional melalui Jalan Gardu, Jalan H. Shibi IV, Jalan H. Shibi II, dan terus menuju Jalan Akses Universitas Indonesia (UI).

Selain itu, kendaraan roda empat yang menuju Universitas Indonesia (UI) dan Depok akan dialihkan untuk putar balik di Perlintasan Kereta Api Universitas Pancasila (JPL 23). Mereka harus melintasi Jalan Lenteng Agung Barat, Jalan Kahfi II, dan akhirnya menuju Depok Sawangan. Kendaraan bertonase besar juga turut dialihkan dari Simpang Jalan TB Simatupang ke arah barat melalui Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) ataupun ke arah timur melalui Jalan Raya Bogor atau Jalan Tol Jagorawi.

Pantauan dan Pengoptimalan Sumber Daya

Ujang menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat saat melintas di sekitar lokasi yang terpengaruh dan agar sebaiknya menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi dan sebisa mungkin menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan,” tambahnya.

Dishub DKI Jakarta memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan serta mempercepat proses penanganan agar lalu lintas dapat kembali normal. “Saat ini kami mengoptimalkan 20 petugas di lapangan untuk mengurai kemacetan selama proses penanganan berlangsung,” tandas Ujang Hermawan. Keberadaan petugas ini diharapkan dapat mengurangi dampak dari situasi darurat ini dan membantu masyarakat mengatasi ketidaknyamanan saat melintasi area tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button