BULOG Jamin Cadangan Pangan Pemerintah Lewat Stok Kuat dan Penyaluran Efisien!

Jakarta, Maret.id — Perum BULOG terus melakukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah. Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di seluruh Indonesia. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, dalam acara perayaan Idul Adha di Kantor Pusat Perum BULOG, pada Jumat, 29 Mei 2026.
Dalam acara yang dihadiri tenaga pendukung operasional, Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan komitmen BULOG untuk memastikan bahwa Cadangan Pangan Pemerintah tersalur dengan optimal kepada masyarakat. Penyaluran ini dilakukan melalui berbagai instrumen, termasuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bantuan Pangan dalam bentuk beras dan minyak goreng, serta SPHP Jagung yang bertujuan untuk mendukung stabilitas kebutuhan pakan ternak.
“Penyaluran beras SPHP dan bantuan pangan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini adalah bagian dari kebijakan pemerintah untuk memastikan keterjangkauan dan ketersediaan pangan nasional,” tambah Ahmad Rizal.
Berdasarkan laporan, BULOG telah berhasil merealisasikan penyaluran beras SPHP sebanyak 221 ribu ton selama triwulan pertama 2026 menggunakan kuota periode 2025. Untuk periode berjalan tahun 2026, BULOG telah menyalurkan 280 ribu ton beras SPHP dari total target 828 ribu ton, dimulai sejak bulan Maret.
Selain itu, penyaluran Bantuan Pangan kepada masyarakat juga meningkat. Hingga akhir Mei 2026, realisasi Bantuan Pangan mencapai 47% dari total 33,3 juta Penerima Bantuan Pangan, dengan total 308 ribu ton beras dan 62 ribu ton minyak goreng telah disalurkan.
Untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan pemenuhan kebutuhan pokok, pemerintah merencanakan untuk menambah dua alokasi penyaluran Bantuan Pangan tahun ini. Ahmad Rizal menekankan pentingnya manfaat konkret dari Cadangan Pangan Pemerintah untuk membantu masyarakat.
“BULOG terus berusaha memperkuat koordinasi agar penyaluran berlangsung efisien dan efektif. Tidak hanya beras, tetapi juga pakan ternak harus terjaga stabilitas harganya,” tegasnya.
Hingga akhir Mei 2026, BULOG telah menyalurkan hampir 11% dari target total 213 ribu ton SPHP Jagung. Program ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga keseimbangan ekosistem pangan dari hulu sampai hilir, serta mendukung keberlangsungan usaha peternak mandiri. Sebuah langkah penting dalam memastikan ketahanan pangan di Indonesia dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang semakin kompleks.





