BGN PERINGATKAN: Calon Mitra MBG DILARANG Bangun Dapur Sebelum Verifikasi!

Jakarta, Maret.id — Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan kebijakan baru yang melarang calon mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk membangun dapur sebelum mendapatkan verifikasi persyaratan. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh mitra yang bergabung dalam program tersebut memenuhi syarat yang telah ditentukan.
Proses Pendaftaran dan Verifikasi
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa calon mitra yang ingin membuka dapur MBG harus melakukan pendaftaran melalui portal resmi mitra.BGN.go.id. Ia menekankan bahwa semua proses pendaftaran dan administratif dilakukan secara daring, tanpa adanya biaya yang dikenakan dalam tahapan verifikasi pengajuan kemitraan.
“Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online, termasuk administrasi. Calon mitra hanya akan berinteraksi dengan petugas lapangan saat survei lokasi,” ujar Sony dalam konferensi pers pada tanggal 29 Mei 2026.
Kewajiban Calon Mitra
Dalam tahap pendaftaran, calon mitra diwajibkan untuk melengkapi sejumlah persyaratan, seperti data mengenai nama, pengurus yayasan, NPWP, dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Setelah semua persyaratan dinyatakan lengkap dan lolos verifikasi, calon mitra akan mendapatkan nomor ID yayasan enam digit yang menjadi syarat untuk pengajuan lokasi dapur.
Sony juga menjelaskan bahwa sistem pendaftaran dilengkapi dengan informasi mengenai kuota lokasi dapur. Apabila lokasi yang diajukan sudah terpenuhi, sistem akan memberikan penanda otomatis kepada calon mitra.
Jumlah Dapur Bertambah
Meski saat ini proses pengajuan sebagai mitra baru telah ditutup sementara, BGN tetap fokus pada validasi data nasional dari seluruh pengajuan yang ada. Sony mengungkapkan bahwa hingga saat ini, jumlah dapur MBG yang telah lolos verifikasi mencapai 29.400 lokasi, dan 27.900 di antaranya sudah beroperasi.
“Kami mendekati target nasional sebesar 30 ribu dapur MBG, yang berarti sudah sekitar 80 persen dari total kebutuhan,” tambahnya. Ia juga mencatat, sisa lokasi yang belum terverifikasi masih dalam proses validasi, terutama di wilayah-wilayah terpencil.
Penutupan proses pengajuan mitra baru diambil untuk memastikan akurasi data dan validasi yang lebih baik. Ini menjadi langkah BGN untuk mendukung program pemberian makanan bergizi kepada masyarakat yang membutuhkan sambil menjaga kualitas dan integritas mitra yang terlibat.
Dengan kebijakan baru ini, BGN berharap dapat lebih efektif menjalankan program MBG, memastikan setiap dapur yang beroperasi telah memenuhi standar yang ditetapkan demi kesejahteraan masyarakat.



