Aset Tembus Rp1,5 Triliun! Kopdit Obor Mas Didorong Ekspansi ke Sektor Riil!

Jakarta, Maret.id — Koperasi Simpan Pinjam Kredit (Kopdit) Obor Mas di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencatatkan kinerja yang sangat mengesankan sepanjang tahun 2025, dengan total aset mencapai Rp1,52 triliun. Prestasi ini menjadikan Kopdit Obor Mas salah satu mitra terpercaya pemerintah dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Pencapaian Mengagumkan yang Mendapat Apresiasi
Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, memberikan apresiasi tinggi terhadap pertumbuhan Kopdit Obor Mas, yang tidak hanya berhasil menjaga kinerja usaha tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat. Dalam pernyataannya pada 30 Mei 2026, Ferry menyatakan, “Kami ingin memberikan penghargaan khusus kepada masyarakat NTT dan Pemerintah Provinsi NTT karena koperasi ini membawa nama harum di tingkat nasional.”
Menteri berharap, seiring dengan tumbuhnya kinerja koperasi, akan ada dorongan untuk mulai memperluas bisnis ke sektor riil. Selama ini, sumber pendapatan utama koperasi ini berasal dari jasa simpan pinjam.
Ekspansi ke Sektor Riil Untuk Pengembangan Ekonomi
Pemerintah mendorong Kopdit Obor Mas untuk melakukan ekspansi ke sektor produktif, seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pariwisata. Hal ini diharapkan dapat menciptakan dampak yang lebih besar bagi perekonomian daerah dan sekaligus meningkatkan pendapatan serta sisa hasil usaha (SHU) para anggota.
“Saya mengharapkan KSP Kopdit Obor Mas mulai masuk ke sektor riil dan sektor produktif, dan nantinya bisa mendukung UMKM lokal serta pariwisata,” ungkap Ferry.
Pemerintah juga menegaskan bahwa pengembangan program Koperasi Desa Merah Putih tidak akan mengurangi perhatian terhadap koperasi-koperasi yang sudah ada. “Kami tidak hanya fokus pada KDKMP, tetapi juga tetap membina koperasi yang sudah berjalan baik, termasuk KSP Kopdit Obor Mas,” tambahnya.
Koperasi sebagai Penggerak Ekonomi Wilayah Timur
Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, menilai keberhasilan Kopdit Obor Mas merupakan bukti nyata bahwa koperasi dapat berperan sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di wilayah timur Indonesia. Saat ini, di Kabupaten Sikka terdapat sekitar 130 koperasi aktif serta 194 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“KSP Kopdit Obor Mas yang lahir dari semangat sederhana kini berkembang menjadi koperasi dengan lebih dari 150 ribu anggota dan aset lebih dari Rp1,5 triliun,” ungkap Juventus. Hal ini menunjukkan betapa koperasi dapat menjadi entitas yang kuat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Valerianus Samador, Pelaksana Tugas Ketua Pengurus KSP Kopdit Obor Mas, juga menegaskan fokus mereka pada penguatan disiplin anggota, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan literasi keuangan sepanjang tahun 2026. Dengan pencapaian aset yang mencapai Rp1,52 triliun, Kopdit Obor Mas kini menjadi salah satu koperasi terbesar di Indonesia dan berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan usaha rakyat melalui program KUR.



