Nasional

Penting! Pendampingan Anak di Ruang Digital untuk Mengenali Hoaks dan Manipulasi Konten AI

Jakarta, Maret.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengajak orang tua dan guru untuk berperan aktif dalam mendampingi anak-anak di ruang digital. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemkomdigi, Boni Pudjianto, yang menekankan perlunya pendampingan mengingat meningkatnya jumlah informasi palsu (hoaks) yang beredar di dunia maya.

Kenaikan Ancaman Hoaks dan Konten AI

Boni mencatat bahwa ancaman informasi palsu dan konten berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin kompleks, menjadi perhatian serius bagi semua pihak. “Orang tua dan guru menjadi gerbang utama dalam pendampingan anak di ruang digital, guna melindungi mereka dari hoaks, scam digital, serta manipulasi informasi yang marak,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Literasi Digital Hari Pendidikan Nasional di Garuda Spark Innovation Hub di Jakarta.

Kementerian ini mendorong agar guru membekali siswa dengan pengetahuan tentang cara membedakan informasi yang benar dan salah. “Bapak-Ibu guru harus membagikan kepada anak didik mengenai bagaimana kita bisa membedakan hal-hal positif dan negatif, khususnya informasi yang tidak benar,” tambah Boni.

Peran Strategis Guru dalam Pendampingan

Lebih jauh, Boni menekankan pentingnya peran guru bukan hanya dalam penyampaian materi pelajaran. Dia mengingatkan bahwa guru juga berfungsi sebagai pendamping dan pembentuk karakter anak dalam menghadapi dinamika di era digital. “Guru tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tapi juga pendamping dan pembentuk karakter anak,” ungkapnya.

Pentingnya pembentukan karakter anak sangat diperlukan untuk menciptakan budaya digital yang sehat, etis, dan bertanggung jawab. Lanjut Boni, “Inklusifitas dalam ruang digital bukan hanya berarti adanya konektivitas, tetapi memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berpartisipasi, berekspresi, dan terlindungi di ruang digital.”

Komitmen Kemkomdigi dalam Literasi Digital

Kemkomdigi terus berupaya meningkatkan literasi digital di Indonesia dengan melibatkan berbagai stakeholder. Melalui program-program seperti ini, Kemkomdigi berharap dapat membangun kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan orang tua dan guru, tentang pentingnya pendampingan anak di dunia digital.

Boni juga berharap agar inisiatif ini bisa membawa dampak positif bagi anak-anak, sehingga mereka tidak hanya terlindungi dari informasi yang menyesatkan, tetapi juga bisa memanfaatkan teknologi untuk belajar dan berkembang secara optimal. Pendampingan yang baik diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang cerdas dan kompeten dalam menghadapi tantangan di era digital ini.

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Kemkomdigi dan partisipasi aktif dari orang tua serta guru, diharapkan anak-anak Indonesia mampu bersikap kritis dan bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya menjawab tantangan saat ini, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button