Nasional

Klarifikasi Mendesak! Fakta Mengguncang tentang Penggunaan Pengikat Kabel oleh Baling

Jakarta, Maret.id — Viral di media sosial, sebuah video yang merekam penampakan pengikat kabel pada baling-baling pesawat Wings Air telah menarik perhatian besar dari warganet. Video ini diunggah oleh seorang warga negara asing dengan akun @js35 dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai keamanan penerbangan di Indonesia.

Video tersebut menunjukkan pengikat kabel yang terlihat terpasang di bagian mesin pesawat, yang memicu banyak pertanyaan dan spekulasi terkait aspek keselamatan penerbangan di negara ini. Masyarakat ramai membahas bagaimana hal ini bisa terjadi dan apa artinya bagi keselamatan penumpang.

Wings Air Lakukan Klarifikasi

Menanggapi kebingungan yang muncul, pihak Wings Air melalui Corporate Communications Strategic mereka, Danang Mandala Prihantoro, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa komponen yang terekam dalam video tersebut tidak menandakan adanya kerusakan pada mesin pesawat.

“Pengikat yang muncul pada bilah baling-baling digunakan untuk mengamankan sementara salah satu lapisan pelindung (deicer) yang mengalami sedikit perubahan posisi,” kata Danang dalam keterangan pers. Ia menambahkan bahwa lapisan pelindung ini berfungsi untuk melindungi baling-baling dalam situasi operasional tertentu dan bukan merupakan struktur utama yang memproduksi daya dorong pesawat.

Prosedur yang Sesuai

Danang juga menjelaskan bahwa penggunaan kabel pengikat tersebut sudah diatur dalam Aircraft Maintenance Manual oleh pabrikan pesawat. Prosedur ini hanya dapat dilakukan oleh teknisi berlisensi yang memiliki wewenang sesuai pedoman yang berlaku.

“Setelah pemasangan, teknisi wajib melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan semua komponen berfungsi dengan normal serta tidak mengganggu pergerakan maupun kinerja baling-baling dan sistem pesawat secara keseluruhan,” jelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa pihak Wings Air sudah mengikuti prosedur perawatan yang ketat.

Keselamatan Penerbangan diutamakan

Dalam dunia penerbangan, penggunaan kabel pengikat pada komponen tertentu sering kali dianggap sebagai bagian dari prosedur perawatan yang telah ditentukan oleh pabrikan. Danang menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan adalah prioritas utama bagi Wings Air.

“Setiap pesawat menjalani program perawatan terencana maupun rutin sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pabrikan dan regulator penerbangan,” tambahnya. Wings Air juga melakukan pemeriksaan rutin sebelum keberangkatan atau preflight check, saat transit, dan pada tahapan operasional lainnya untuk memastikan pesawat selalu dalam kondisi laik terbang.

“Pesawat tidak akan diterbangkan jika tidak memenuhi standar keselamatan, keamanan, dan kelaikudaraan. Setiap keputusan untuk mengoperasikan pesawat diambil berdasarkan hasil pemeriksaan teknis yang cermat oleh personel berwenang,” tuturnya.

Kejadian ini mulai viral setelah akun @js35 mengunggah video yang menampakkan pengikat kabel pada 30 Mei 2026. Dalam video tersebut, terlihat ekspresi terkejut WNA tersebut saat melihat kondisi yang tidak biasa di bagian mesin pesawat yang ia tumpangi. Hingga malam harinya, video ini telah ditonton sebanyak 8,7 juta kali dan memicu ribuan komentar dari warganet yang menunjukkan kecemasan terkait standar keamanan penerbangan.

Respons masyarakat terkait video ini menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan komunikasi pihak maskapai terhadap penumpang demi menjaga kepercayaan publik terhadap keselamatan penerbangan. Wings Air berharap dengan klarifikasi ini, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan memahami bahwa keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama mereka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button