Politik

Gibran Melayat ke Kemhan untuk Hormati Almarhum Ryamizard Ryacudu!

Jakarta, Maret.id — Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo, hadir di Kementerian Pertahanan RI pada hari Minggu, 31 Mei 2026, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 10.56 WIB dengan menggunakan kendaraan Maung berwarna putih.

Setibanya di Kemhan, Gibran disambut oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto. Keduanya kemudian langsung menuju Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI), tempat di mana jenazah Ryamizard disemayamkan menunggu prosesi pemakaman.

Penghormatan Terakhir

Selama empat menit, Gibran meluangkan waktu untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum di dalam aula. Sekitar pukul 11.02 WIB, ia meninggalkan Aula BTI dan langsung menuju kendaraannya, tanpa memberikan keterangan kepada awak media yang menunggu di luar.

Ryamizard Ryacudu, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI, meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan seluruh bangsa Indonesia.

Pemakaman Militer

Setelah penghormatan tersebut, jenazah Ryamizard dijadwalkan akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata. Pemakaman ini menandai penghargaan negeri atas jasa dan pengabdian almarhum selama mengabdi di dunia militer dan pemerintahan.

Gibran, yang merupakan Wali Kota Solo, menunjukkan sikap hormat yang mendalam kepada para pejuang dan pahlawan bangsa. Dalam suasana duka ini, masyarakat berharap agar cita-cita dan semangat perjuangan Ryamizard dapat terus menginspirasi generasi mendatang.

Warisan Ryamizard Ryacudu

Ryamizard Ryacudu dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam mengembangkan pertahanan negara. Selama masa jabatannya, ia banyak berperan dalam berbagai reformasi dan modernisasi di lingkungan TNI. Peninggalan dan kontribusinya akan selalu dikenang oleh bangsa ini sebagai bagian dari sejarah pertahanan Indonesia.

Pernyataan resminya dalam berbagai kesempatan selalu mencerminkan komitmennya terhadap kedaulatan dan integritas bangsa. “Saya berharap Indonesia memiliki pemimpin yang berani dan berdedikasi untuk menjaga keberagaman serta persatuan,” ujar Ryamizard dalam salah satu kesempatan publik.

Dengan kepergian Ryamizard, bangsa Indonesia kehilangan seorang pemimpin yang tulus dan berwibawa di bidang pertahanan. Pejabat dan tokoh masyarakat dari berbagai lapisan melanjutkan pengajuan ucapan belasungkawa sebagai penghormatan kepada almarhum.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button