Iqbaal Ramadhan Harus Total di Monster Pabrik Rambut!

Jakarta, Maret.id — Iqbaal Ramadhan menceritakan pengalaman dan tantangan selama proses syuting film horor Monster Pabrik Rambut yang memilih penggunaan practical effect sebagai pendekatan utama produksi. Aktor sekaligus produser eksekutif itu menilai efek fisik tersebut memberi nuansa berbeda dan menghendaki keterlibatan total dari para pemain.
Practical effect sebagai pilihan estetika
Iqbaal mengatakan keputusan sutradara Edwin memakai practical effect membuat film terasa lebih manusiawi di tengah derasnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Menurutnya, sentuhan efek praktikal menghadirkan sensasi retro yang kini kembali diminati generasi muda tanpa mengesampingkan keberanian estetika film horor modern.
Practical effect, kata Iqbaal, menjadi ciri khas yang membedakan Monster Pabrik Rambut dari banyak produksi horor beberapa tahun terakhir. Pendekatan ini memberikan pengalaman nyata bagi aktor dan penonton ketika elemen fisik benar-benar ada di depan mata.
Tantangan teknis di lokasi syuting
Proses pengambilan gambar, lanjut Iqbaal, menjadi jauh lebih rumit karena setiap elemen efek praktikal harus disiapkan ulang saat pengulangan adegan. Ia mencontohkan satu pengulangan adegan kadang memakan waktu 15 sampai 30 menit karena semua komponen harus dikembalikan ke posisi semula.
Akibatnya, para aktor dituntut hadir secara emosional dan fisik di setiap adegan tanpa memberi ruang untuk sekadar berpura-pura. Tubuh dan respon natural pemain menjadi kunci agar efek praktikal bekerja maksimal di layar.
Dinamika akting dan respons nyata
Iqbaal menegaskan bahwa bekerja dengan practical effect mengubah dinamika akting karena reaksi harus lahir secara spontan terhadap objek dan situasi yang nyata. Perbedaan ini membuat latihan dan kesiapan mental menjadi semakin penting selama proses produksi.
Ia menilai unsur tersebut membuat akting menjadi lebih organik dan, pada banyak momen, meningkatkan intensitas ketegangan yang ingin dicapai film horor.
Kolaborasi kru dan visi bersama
Seluruh tim produksi, dari departemen artistik hingga production designer, menurut Iqbaal, menunjukkan dedikasi tinggi untuk mewujudkan visi film yang berani dan berbeda untuk perfilman Indonesia. Komitmen kolektif tersebut dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan produksi yang menempatkan practical effect sebagai pusat estetika.
Iqbaal menyampaikan apresiasi khusus kepada kru yang bekerja teliti untuk memastikan setiap efek fisik aman dan efektif selama syuting berlangsung.
Peran dan jadwal tayang
Dalam Monster Pabrik Rambut, Iqbaal berperan sebagai Bona, adik dari karakter Putri yang dimainkan Rachel Amanda dan Ida yang diperankan Lutesha. Selain berperan di depan kamera, Iqbaal juga tercatat sebagai produser eksekutif yang terlibat dalam proses kreatif dan produksi.
Film tersebut menjalani pemutaran perdana dunia di Berlinale 2026 dan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Kehadiran film di festival internasional memberi peluang bagi tim untuk mendapat respons awal dari audiens global sebelum rilis domestik.
Iqbaal menyampaikan harapan agar Monster Pabrik Rambut mampu menawarkan pengalaman horor yang segar dan meninggalkan jejak baru dalam perfilman lokal. Ia berharap penonton menghargai upaya produksi yang memilih pendekatan praktikal sebagai bahasa visual utama.