Politik

Prabowo Resmi Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Sinyal Perubahan Besar!

Jakarta, Maret.id — Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, telah mengumumkan pergantian pejabat dalam struktur Badan Geospatial Nasional (BGN) yang kini dipimpin oleh Nanik S Deyang. Nanik, sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, diangkat menyusul keputusan Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang melakukan reshuffle di institusi tersebut.

Perubahan Kepemimpinan di BGN

Prabowo mencopot Dadan, Kepala BGN sebelumnya, yang menjabat sejak Agustus 2024. Pergantian ini merupakan langkah strategis dalam pengoptimalan kinerja BGN, yang memiliki peran vital dalam pengelolaan data geospasial di Indonesia.

Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa presiden turut menggantikan dua Wakil Kepala BGN, yaitu Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. “Untuk selanjutnya, presiden memutuskan mengangkat saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN baru. Kemudian saudari Agustina Arumsari dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN baru,” imbuh Prasetyo di Istana Negara pada Selasa malam, 2 Juni 2026.

Strategi dan Visi Baru BGN

Nanik S Deyang diharapkan dapat membawa visi baru dalam pengembangan sektor geospasial di Indonesia. Dengan pengalaman yang dimilikinya selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, Nanik diharapkan mampu meneruskan serta meningkatkan program-program yang mendukung pertumbuhan dan pengembangan sektor ini.

Keputusan ini datang di tengah upaya pemerintah untuk memperkuat infrastruktur data geospasial yang diperlukan dalam mendukung berbagai kebijakan publik dan pembangunan nasional. Pergantian kepemimpinan ini juga mencerminkan dinamika internal dalam pemerintahan yang terus beradaptasi dengan kebutuhan zaman.

Dukungan dan Harapan dari Pemimpin Baru

Seluruh pihak dalam BGN menyambut baik keputusan ini, berharap agar kepemimpinan Nanik dapat membawa perubahan positif. Diharapkan, di bawah kepemimpinannya, BGN dapat lebih responsif terhadap kebutuhan nasional dalam pemetaan dan pengelolaan sumber daya alam.

Nanik menyatakan bahwa kolaborasi dan inovasi akan menjadi fokus utamanya. “Saya berharap dapat membangun tim yang solid dan berkomitmen untuk mencapai tujuan BGN sebagai lembaga yang handal dan terpercaya dalam pengelolaan data geospasial,” ujarnya dalam sebuah wawancara setelah pengumuman tersebut.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi internal, tetapi juga memperkuat peran BGN dalam mendukung perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button