Peabo Bryson, Penyanyi R&B dan Pelantun Lagu Disney, Selamat Jalan

Jakarta, Maret.id — Penyanyi R&B legendaris asal Amerika Serikat, Peabo Bryson, meninggal dunia pada usia 75 tahun pada Selasa malam, 2 Juni 2026, demikian disampaikan keluarga.
Keluarga menyatakan Bryson wafat dalam suasana kebersamaan bersama orang-orang terdekat dan keluarga inti. Hingga saat ini pihak keluarga belum merilis keterangan resmi tentang penyebab kematian secara rinci.
Kronologi Kesehatan Terakhir
Sebelum meninggal, Bryson dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang memuncak setelah sempat diduga mengalami stroke pada akhir pekan sebelumnya. Ia menjalani perawatan medis selama beberapa hari terakhir sebelum menghembuskan nafas terakhir.
Informasi medis resmi terkait kondisi dan penyebab pasti kematiannya belum dipublikasikan kepada publik. Sumber-sumber keluarga menyatakan pemerintah keluarga akan mengumumkan detail lebih lanjut pada waktu yang tepat.
Warisan Lagu Disney dan Prestasi
Bryson dikenal luas karena vokal soul-nya yang mengantarkan lagu duet bersama sejumlah penyanyi papan atas, termasuk penampilan ikoniknya dalam lagu soundtrack Disney. Ia menyanyikan “Beauty and the Beast” bersama Celine Dion dan “A Whole New World” bersama Regina Belle, yang keduanya menjadi lagu tema film animasi populer.
Dua duet tersebut membawanya meraih penghargaan Grammy berturut-turut pada 1992 dan 1993, mengukuhkan posisi Bryson sebagai salah satu vokalis R&B dan soul yang dihormati di panggung internasional. Lagu-lagu itu kemudian menjadi bagian dari ingatan kolektif penonton generasi yang menonton film-film Disney tersebut.
Karier Panjang dan Repertoar
Selain karya-karya Disney, Bryson memiliki sejumlah hits lain seperti “Feel the Fire”, “I’m So Into You”, dan “Can You Stop the Rain” yang menandai konsistensi kariernya selama beberapa dekade. Reputasinya dibangun lewat gaya vokal lembut namun penuh emosi yang membuatnya diminati lintas genre dan generasi.
Pada Mei lalu, Bryson tercatat masih aktif tampil dengan menggelar konser di negara bagian Georgia, Amerika Serikat. Ia juga sempat dijadwalkan menjalani tur bertajuk “Golden Touch” sebagai perayaan lima dekade perjalanannya di dunia musik.
Penggemar dan rekan-rekan musisi di berbagai belahan dunia segera memberikan reaksi duka atas kepergiannya. Banyak pihak mengenang Bryson sebagai sosok yang memberi kontribusi signifikan terhadap perkembangan musik R&B dan soundtrack film musikal.
Kabar kepergian Bryson memicu gelombang penghormatan di media sosial dan platform musik digital, tempat karya-karyanya kembali diputar oleh para penggemar. Dampak musikal yang ditinggalkannya dinilai memberi warna penting bagi industri musik populer internasional.
Hingga berita ini diturunkan, detail terkait rencana pemakaman dan penghormatan publik belum diumumkan secara resmi. Pihak keluarga menyatakan akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai prosesi perpisahan pada saat yang dianggap tepat.
Perjalanan karier Peabo Bryson, yang membentang hampir lima puluh tahun, meninggalkan jejak melalui rekaman-rekaman dan penampilan yang masih dikenang banyak penikmat musik. Warisan musikalnya diperkirakan akan terus hidup di koleksi soundtrack film dan repertoar R&B klasik.