Nasional

PU PERCEPAT PROGRAM PRIORITAS PRESIDEN: PENANGANAN IRIGASI DAERAH CAPAI 82,73%!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Indonesia melaporkan bahwa progres fisik untuk penanganan irigasi daerah telah mencapai 82,73 persen hingga akhir Mei 2026. Capaian ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tahun ini.

Capaian Cemerlang dalam Program Pemerintah

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa percepatan program prioritas Presiden merupakan fokus utama kementeriannya. Menurutnya, seluruh kegiatan yang dilaksanakan harus berjalan tepat mutu, waktu, dan sasaran. “Kami terus mengawasi percepatan program-program prioritas ini dengan lebih ketat, memastikan kesiapan pelaksanaan dan ketepatan jadwal,” ungkap Dody dalam keterangan tertulisnya.

Salah satu program tersebut adalah peningkatan layanan jaringan irigasi seluas 19.760 hektare. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan di Indonesia dengan meningkatkan produktivitas pertanian. Dody menambahkan bahwa Kementerian PU berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas proyek yang diusung.

Progres Lainnya yang Menjanjikan

Selain irigasi, Kementerian PU juga mencatat progres positif dalam beberapa program lain yang menjadi prioritas. Progres fisik untuk penanganan jalan daerah telah mencapai 75,10 persen dengan target pembangunan 408,57 kilometer jalan. Sementara itu, pembangunan 93 unit Sekolah Rakyat telah mencapai progres fisik 67,50 persen dan revitalisasi 856 madrasah tercatat mencapai 41,88 persen hingga akhir Mei 2026.

Kementerian PU juga melanjutkan pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) Wanam di Papua Selatan dengan pencapaian progres fisik sebesar 12,67 persen. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur dan dukungan terhadap sektor pendidikan di berbagai daerah.

Anggaran dan Tanggapan DPR

Dalam pelaksanaan program-program tersebut, Kementerian PU telah merealisasikan anggaran sebesar Rp33,49 triliun hingga 31 Mei 2026, yang setara dengan 31,39 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp106,71 triliun. Anggaran ini diharapkan memadai untuk memastikan keseluruhan target dapat tercapai dengan efektif.

Selain itu, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, memberikan apresiasi kepada Kementerian PU atas pelaksanaan program pembangunan yang berjalan. Ia mendorong percepatan berbagai program strategis demi pencapaian target pembangunan yang optimal. “Kami sepakat untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program prioritas Presiden dan meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2026,” ujar Lasarus.

Dengan pencapaian tersebut, diharapkan Kementerian PU dapat terus beradaptasi dan mengoptimalkan program-program yang telah ditetapkan demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan infrastruktur di seluruh Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button