Nasional

Wajib Jaga Konektivitas di Daerah 3T! Kemkomdigi Tambah Kapasitas Satelit!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengambil langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas di daerah tertinggal, terdepan, dan terpencil (3T). Menurut Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital, Indra Maulana, perawatan terhadap peralatan layanan telekomunikasi bawah laut menjadi prioritas untuk memastikan stabilitas layanan telekomunikasi dan internet bagi masyarakat.

Perawatan Infrastrktur Telekomunikasi

Indra Maulana menekankan bahwa perawatan yang intensif terhadap infrastruktur komunikasi di bawah laut sangatlah penting. Hal ini dilakukan untuk mencegah gangguan dalam layanan digital, terutama di daerah 3T. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian khusus adalah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), di Sulawesi Utara.

“Seluruh manuver operasional serta penggunaan peralatan bawah laut harus dilakukan secara sangat terukur. Kami harus berhati-hati untuk menjaga keamanan,” lanjutnya dalam keterangan resmi yang disampaikan di Jakarta pada tanggal 4 Juni 2026.

Peningkatan Kapasitas Bandwidth

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, Kemkomdigi melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) telah menambah kapasitas bandwidth di 154 titik akses layanan. Penambahan ini dilakukan dengan memanfaatkan jaringan Satelit Republik Indonesia (Satria), yang diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pengguna dalam mengakses layanan digital.

Indra menjelaskan bahwa kerjasama dengan sejumlah operator seluler juga telah dilakukan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan akses jaringan telekomunikasi dan internet tetap tersedia dan dapat diandalkan oleh masyarakat di wilayah tersebut.

Impak terhadap Komunitas dan Ekonomi

Dengan menjaga konektivitas pada titik-titik layanan publik dan objek vital, Kemkomdigi berupaya untuk memastikan bahwa layanan komunikasi, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan tetap terhubung.

Upaya ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mengedepankan manfaat sosial bagi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan layanan telekomunikasi yang lebih baik dapat mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat di daerah 3T.

Dalam konteks ini, Pemerintah menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan infrastruktur telekomunikasi guna menciptakan pemerataan akses informasi dan komunikasi di seluruh Indonesia. Dengan langkah-langkah proaktif ini, diharapkan masyarakat di daerah 3T dapat menikmati layanan yang setara dengan daerah lainnya di Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button