Rover Curiosity Selesai Bor ke 47, Siap Jelajah Mars!

Jakarta, Maret.id — Rover Curiosity berhasil menyelesaikan pengeboran ke-47 yang dinamai “Campo Marte” di lereng Mount Sharp, Mars, dan kini tim ilmuwan menyiapkan rangkaian analisis untuk mengevaluasi komposisi batuan tersebut. Keberhasilan ini menandai langkah penting sebelum rover melanjutkan pendakian menuju lapisan yang lebih tinggi untuk meneliti kondisi geologi Mars purba.
Pengeboran “Campo Marte” dan dokumentasi awal
Tim operasi melaporkan bahwa lubang bor dan serbuk hasil pengeboran terdokumentasi secara rinci menggunakan sekumpulan kamera dan spektrometer pada rover. Foto-foto close-up dari instrumen MAHLI merekam saluran masuk perangkat CheMin, sementara citra Mastcam dan mosaik jarak jauh direncanakan untuk merekam konteks geologis di sekitarnya.
Analisis instrumen: CheMin, SAM, dan kolega
Sampel “Campo Marte” akan dianalisis menggunakan CheMin (Chemistry and Mineralogy X-Ray Diffraction) untuk menentukan mineralogi, serta oleh SAM (Sample Analysis at Mars) untuk mendeteksi zat-zat volatil yang dilepaskan saat pemanasan sampel. Instrumen lain seperti ChemCam, APXS, MAHLI, dan Mastcam turut mendukung dengan pengukuran kimia permukaan, pencitraan mikroskopis, dan dokumentasi visual lubang bor serta jumlah materi yang berhasil dikumpulkan.
Target geologi di sekitar lokasi
Selain pemeriksaan inti bor, Curiosity melakukan pengamatan pada beberapa target geologi lokal termasuk lapisan tipis yang dinamai “Corcovado” dan “Junakas” untuk menilai perbedaan komposisi antar-lapisan. Target tambahan bernama “Palcaya” serta batuan gelap “Alcamachi” diamati karena dugaan komposisi kimia yang berbeda dari batuan di sekitarnya, sedangkan “Magallanas” dianalisis melalui spektroskopi untuk mengungkap karakter mineralnya.
ChemCam merancang mosaik citra jarak jauh berisi 24 frame untuk mendokumentasikan struktur sedimen di area tersebut yang memungkinkan studi konteks sedimen secara lebih luas. Jumlah frame ini berpotensi menjadi salah satu rangkaian citra terpanjang yang pernah diambil oleh instrumen itu selama misi, memperkaya data stratigrafi lokal.
Curiosity telah beroperasi lebih dari 13 tahun di Mars dan terus memberikan data penting tentang sejarah geologi planet merah tersebut. Hasil analisis mineral dan kimia dari “Campo Marte” diharapkan memberi petunjuk tentang kondisi lingkungan masa lalu, termasuk potensi keberadaan air dan proses sedimen yang pernah berlangsung.
Foto-foto close-up yang merekam saluran masuk CheMin diambil oleh kamera MAHLI pada 28 Mei 2026, yang tercatat sebagai Sol 4908 misi, dan dokumentasi ini membantu ilmuwan memahami bagaimana sampel diproses di dalam instrumen. Tim ilmuwan menyatakan bahwa kombinasi data petrografi, mineralogi, dan kimia permukaan akan menjadi kunci dalam menyusun interpretasi lingkungan purba di lereng Mount Sharp.
Setelah menyelesaikan rangkaian pengamatan di area saat ini, tim merencanakan agar Curiosity melanjutkan perjalanan menanjak menuju lokasi penelitian berikutnya di punggungan Mount Sharp. Para peneliti berharap area baru yang dituju akan melengkapi rekaman geologi regional dan menambah pemahaman tentang evolusi iklim serta potensi habitabilitas di Mars.