Legislator PDIP Desak Kejelasan Skala Prioritas Kurikulum Nasional Segera!

Jakarta, Maret.id — Di tengah wacana pengembangan pengajaran bahasa asing, muncul perhatian terhadap pengajaran bahasa Inggris di Indonesia. Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, menegaskan pentingnya penetapan skala prioritas yang jelas dalam pengembangan kurikulum nasional.
Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris masih menjadi pekerjaan rumah besar dalam dunia pendidikan di Indonesia. “Sebaiknya, pemerintah tidak mengabaikan peningkatan kualitas pengajaran bahasa Inggris, yang dinilai sebagai kebutuhan mendesak bagi generasi muda Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026.
Peran Bahasa Inggris dalam Globalisasi
Bahasa Inggris, sebagai bahasa internasional, memegang peran sentral dalam berbagai bidang, termasuk akademik, diplomasi, ilmu pengetahuan, dan bisnis global. Bonnie menekankan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam penguasaan bahasa ini. “Penguatan kualitas bahasa Inggris inilah yang seharusnya menjadi prioritas utama pemerintah,” tegasnya.
Penguasaan bahasa Inggris sangat krusial untuk meningkatkan daya saing generasi muda di era globalisasi. Bonnie juga menekankan bahwa lingkup penggunaan bahasa Inggris di kalangan masyarakat Indonesia perlu diperluas, agar generasi masa depan siap bersaing di level internasional.
Pengembangan Bahasa Asing Tambahan
Meskipun menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris, Bonnie tidak menolak pengembangan pengajaran bahasa asing lainnya, seperti bahasa Prancis dan Portugis. Ia mengusulkan agar kedua bahasa tersebut diajarkan melalui skema pilihan atau peminatan, bukan menjadi mata pelajaran wajib bagi semua siswa.
“Pembelajaran bahasa asing tambahan ini sebaiknya menggunakan skema pilihan atau peminatan saja. Dengan begitu, siswa dapat memilih bahasa yang sesuai dengan kebutuhan akademik dan rencana karier mereka di masa depan,” imbuhnya. Usulan ini bertujuan untuk memberi keleluasaan kepada siswa dalam menentukan bahasa yang akan dipelajari, sehingga dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar mereka.
Pentingnya Evaluasi Kurikulum Bahasa Asing
Melalui pendekatan seperti ini, pemerintah diharapkan dapat mengevaluasi dan memperbaiki kurikulum pelajaran bahasa asing yang ada. Bonnie percaya bahwa dengan fokus yang lebih baik terhadap pengajaran bahasa Inggris dan pengembangan pilihan bahasa tambahan, generasi muda Indonesia bisa lebih siap menghadapi tantangan global.
Ke depan, penguatan pengajaran bahasa Inggris harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah untuk menjawab kebutuhan zaman. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pendidikan bahasa yang diterima oleh siswa sejalan dengan tuntutan pasar dan kebutuhan masyarakat global.





