Nasional

Dasco Tekankan DPR Segera Rumuskan RUU Ketenagakerjaan Bersama Buruh dan Pengusaha!

Jakarta, Maret.id — Pembahasan mengenai Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru saat ini menjadi perhatian didasarkan pada perwakilan serikat pekerja dan pengusaha. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad dalam sebuah acara halalbihalal yang dihadiri oleh ketua-ketua serikat pekerja dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo).

Perumusan Tim untuk RUU Ketenagakerjaan

Dasco menyatakan bahwa semua pihak harus terlibat aktif dalam perumusan RUU tersebut. Ia menegaskan, “Kalau disampaikan bahwa Undang-Undang Perburuhan yang baru itu menunggu tergantung saya dan DPR, itu justru terbalik.” Dalam kesempatan tersebut, disepakati bahwa serikat pekerja dan Apindo akan membentuk tim perumus untuk merevisi RUU Ketenagakerjaan dengan mempertimbangkan keputusan Mahkamah Konstitusi.

Hasil dari rumusan ini akan dibawa ke DPR untuk disinkronkan dengan naskah akademik yang sedang disusun. Selanjutnya, perwakilan dari serikat pekerja, Apindo, dan DPR akan bekerja sama dalam menggodok dan membahas rancangan undang-undang tersebut agar dapat segera diselesaikan.

Target Penyelesaian RUU

Wakil Ketua DPR RI ini juga menekankan pentingnya penyelesaian RUU Ketenagakerjaan sesuai dengan target yang telah ditentukan. “Jadi kalau kemudian itu undang-undangnya ingin cepat selesai seperti yang ditargetkan juga oleh Presiden bulan Oktober paling lambat harus selesai, ya kita sama-sama,” ungkapnya. Ia juga mengakui bahwa saat ini ia belum mengetahui perkembangan terakhir dari tim Apindo dan ketua-ketua serikat pekerja yang ditugaskan untuk merumuskan hal-hal penting dalam undang-undang baru tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi kepada Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas untuk mempercepat penyelesaian RUU Ketenagakerjaan bersama DPR RI. “Kalau bisa tahun ini juga harus selesai dan UU itu harus berpihak kepada kaum buruh,” kata Prabowo dalam peringatan hari buruh yang berlangsung pada tanggal 1 Mei 2026.

Pentingnya Dukungan bagi Pekerja

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pemerintah berharap produk hukum yang dihasilkan dapat memberikan jaminan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pekerja. Menurutnya, para pekerja merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang harus mendapatkan perlindungan dan penghormatan dalam hak-hak mereka.

Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim ketenagakerjaan yang lebih baik dan demokratis di Indonesia. Diharapkan, dengan adanya pembahasan dan perumusan yang matang, RUU Ketenagakerjaan yang baru akan mampu menjawab tantangan permasalahan ketenagakerjaan yang dihadapi oleh masyarakat.

Seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat diharapkan dapat terus memantau perkembangan pembahasan RUU Ketenagakerjaan ini, karena dampaknya akan sangat besar bagi kesejahteraan pekerja dan stabilitas ekonomi negara.

Selain itu, kerjasama antara serikat pekerja dan pengusaha sangat diperlukan untuk mencapai kesepakatan yang adil dan saling menguntungkan. Dengan demikian, diharapkan ke depan, RUU Ketenagakerjaan dapat diratifikasi dan menjawab kebutuhan keadaan yang dinamis dalam dunia kerja saat ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button