Pencetak Gol Final Liga Champions, Sergio Ramos, Pensiun di Usia 31 Tahun!

Jakarta, Maret.id — Divock Origi, penyerang asal Belgia berusia 31 tahun, secara resmi mengakhiri karier profesionalnya pada hari Senin. Keputusan ini diambil setelah ia tidak tampil dalam pertandingan resmi sejak Mei 2023 dan tidak terikat dengan klub mana pun setelah meninggalkan AC Milan pada jendela transfer musim dingin lalu.
Refleksi Karier Gemilang
Dalam sebuah pernyataan di *The Players Tribune*, Origi menyatakan, “Sebagai pemain, saya telah mencapai tujuan saya dalam olahraga ini.” Dengan tegas, Origi mengekspresikan rasa syukurnya telah mewujudkan impian masa kecilnya untuk bermain di panggung terprestisi dan meraih trofi paling bergengsi dalam sepak bola, termasuk trofi Liga Champions.
Kesuksesan Origi dimulai pada Piala Dunia 2014, ketika ia mencetak gol penentu kemenangan melawan Rusia yang meloloskan Belgia ke babak 16 besar. Gol tersebut menempatkannya dalam catatan sejarah sebagai pencetak gol termuda Belgia di ajang Piala Dunia.
Karier yang Berliku di Liverpool
Karier Origi semakin bersinar setelah ia bergabung dengan Liverpool, di mana ia cepat menjadi sosok idola di Anfield. Meski tidak selalu tampil sebagai pemain inti, kontribusinya sangat penting, terutama selama kampanye Liga Champions 2018/19. Ia mencetak dua gol dalam semifinal melawan FC Barcelona yang berakhir dengan kemenangan 4-0, serta menciptakan gol dalam final melawan Tottenham Hotspur yang dimenangkan 2-0.
Menggugah rasa penasaran, Origi mengungkapkan bahwa pada tahun 2018, ia hampir pindah ke Wolverhampton Wanderers. Namun, ia memilih untuk bertahan di Liverpool, sebuah pilihan yang ia akui berbuah hasil manis ketika klubnya meraih kesuksesan di kompetisi Eropa.
Pindah ke Milan dan Masa Depan dalam Kewirausahaan
Sayangnya, tahun-tahun terakhir Origi di liga-liga top Eropa berjalan tidak sesuai harapan. Setelah meninggalkan Liverpool, ia bergabung dengan AC Milan namun tidak dapat menunjukkan performa terbaiknya. Masa pinjamannya di Nottingham Forest juga tidak membawa dampak signifikan. Tak terikat dengan klub mana pun sejak bulan Desember lalu, Origi menganggap ini sebagai fase penting dalam hidupnya.
Dalam pandangan Origi, perjalanan kariernya penuh dengan momen berharga, di mana ia telah meraih berbagai gelar, termasuk Liga Champions, Liga Premier, Piala FA, dan Piala Liga selama kariernya di Liverpool. Kini, ia berencana untuk beralih ke dunia mode dan kewirausahaan, termasuk mendirikan agensi pemainnya sendiri. “Ketika Anda dapat menatap kembali semua yang telah Anda raih tanpa penyesalan, Anda tahu bahwa inilah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal,” tutup Origi dengan penuh rasa syukur terhadap jalur karier yang telah dilaluinya.





