Harga Kebutuhan Pokok Melambung, Publik Desak Presiden Prabowo Bertindak!

Jakarta, Maret.id — Dalam survei terbaru yang dilakukan oleh Indopol Survey, tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Indonesia Prabowo Subianto tercatat mencapai 59,75%. Angka ini menunjukkan respons masyarakat terhadap kebijakan yang telah diterapkan dalam beberapa waktu terakhir.
Detail Survei dan Responden
Direktur Eksekutif Indopol Survei & Consulting, Ratno Sulistiyanto, menyampaikan informasi rinci mengenai hasil survei tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dari total responden, 55,2% menyatakan puas terhadap kepemimpinan Prabowo, sementara 4,55% menyatakan sangat puas. Sementara itu, tingkat ketidakpuasan mencakup 40,25% masyarakat, di mana 33,66% merasa tidak puas dan 6,59% lainnya sangat tidak puas.
Alasan Ketidakpuasan Publik
Ratno mengidentifikasi beberapa faktor yang menyebabkan ketidakpuasan di kalangan masyarakat. Salah satu isu utama adalah tingginya harga kebutuhan pokok, yang menjadi keluhan terbesar dengan persentase 34,14%. Di samping itu, terbatasnya lapangan kerja serta tingginya tingkat pengangguran di kalangan muda turut menjadi perhatian publik, dengan angka mencapai 15,76%. Terdapat pula keprihatinan mengenai kebijakan ekonomi yang dinilai lebih menguntungkan pengusaha besar, sebesar 6,46%.
Metodologi Survei
Survei yang dilaksanakan dari tanggal 26 Mei hingga 1 Juni 2026 ini melibatkan 1.230 responden dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah Multistage Random Sampling, yang memiliki Margin of Error sebesar ±2,8% pada tingkat kepercayaan 95%.
Dengan hasil ini, perlu menjadi perhatian bagi pemerintah untuk mengevaluasi dan mengatasi isu-isu yang menjadi sorotan masyarakat. Impresi publik terhadap kepemimpinan dapat berpengaruh terhadap stabilitas dan keberlangsungan program-program pemerintah ke depan. Hal ini juga menunjukkan urgensi bagi pihak terkait untuk lebih responsif dalam menangani masalah yang krusial bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.





