BPBD Bekasi Aksi Cepat Kirim 10 Ribu Liter Air Bersih ke Desa Nagasari

Bekasi, Maret.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi telah mendistribusikan 10 ribu liter air bersih ke Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, akibat kekeringan yang melanda wilayah tersebut akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Bantuan ini khusus ditujukan untuk menjawab kebutuhan mendesak warga yang terpaksa menghadapi kekurangan air dalam beberapa hari terakhir.
Distribusi Air Bersih untuk Masyarakat
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Supriadi, menjelaskan bahwa pengiriman air bersih ini merupakan upaya pertama mereka di musim kemarau tahun 2026. “Distribusi air bersih sudah dimulai pada Selasa, 9 Juni 2026, sebagai respons cepat terhadap kondisi yang dialami warga,” ujar Dody, merujuk pada usaha membantu 30 kepala keluarga atau sekitar 90 jiwa di Desa Nagasari.
Air bersih tersebut didistribusikan di dua lokasi berbeda, yaitu Kampung Pasir Kupang dan Kampung Tegal Badak. Setiap lokasi menerima 5 ribu liter air, sehingga total air bersih yang didistribusikan mencapai 10 ribu liter. Dalam evaluasi yang dilakukan oleh petugas, banyak warga yang belum mendapatkan pasokan air bersih selama tiga hari terakhir.
Kebutuhan Mendesak di Tengah Kekeringan
Kekeringan yang berkepanjangan telah menyebabkan sejumlah warga Desa Nagasari terpaksa membeli air dari sumber luar. Dody menegaskan pentingnya penyaluran bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terpaksa mengalami kesulitan. “Beberapa di antara mereka mulai kehabisan persediaan air bersih, dan bantuan ini sangat penting bagi mereka,” tambahnya.
Dody juga mengingatkan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih agar segera melaporkan kondisi mereka melalui pemerintah desa atau kecamatan. Hal ini penting agar bantuan dapat disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.
Kerja Sama dengan Masyarakat
Proses distribusi air bersih ini tidak ditegaskan oleh BPBD sendirian. Mereka dibantu oleh Unsur Satpol PP, perangkat desa, ketua RT, dan juga masyarakat setempat. Sinergi antara berbagai pihak sangat penting dalam penanganan bencana lokal, termasuk masalah air bersih yang dialami saat musim kemarau.
Kepala BPBD berharap langkah cepat dan tanggap yang diambil dapat meringankan beban warga Desa Nagasari. Di tengah tantangan yang sedang dihadapi, penting bagi semua pihak untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam upaya mengatasi masalah ini.
Kekeringan bukan hanya sebuah masalah lokal, tetapi juga mencerminkan tantangan besar saat perubahan iklim semakin nyata. Penanganan yang efektif dan kolaborasi antara berbagai sektor akan menjadi kunci dalam menghadapi bencana yang semakin sering terjadi seiring dengan perubahan lingkungan.
