Lokal

Pemkab Bekasi Gelar Program Duta Baca untuk Tingkatkan Minat Baca Pelajar dan Mahasiswa

Bekasi, Maret.id — Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajak pelajar dan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pemilihan Duta Baca 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

Pendaftaran Dibuka Hingga Juli

Pendaftaran untuk ajang pemilihan Duta Baca ini sudah dibuka sejak 8 Juni dan akan berlangsung hingga 8 Juli 2026. Para peserta dapat mendaftar melalui tautan yang telah disediakan oleh panitia. Seleksi akan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan seleksi administrasi pada 9-10 Juli 2026, dilanjutkan dengan sesi wawancara antara 12-14 Juli 2026. Pengumuman sepuluh besar Duta Baca akan dilaksanakan pada 17 September 2026.

Dorong Literasi Melalui Kegiatan Baca

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, menjelaskan bahwa pemilihan Duta Baca ini merupakan kegiatan rutin tahunan. Ia menekankan, tujuan utama acara ini adalah untuk mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih gemar membaca. “Kami ingin melahirkan generasi pelopor yang dapat mengajak masyarakat di sekitarnya untuk menyukai membaca,” ungkapnya.

Duta Baca: Membangkitkan Minat dan Kemampuan Membaca

Jaoharul Alam juga menambahkan bahwa peran Duta Baca tidak hanya membangkitkan minat literasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan membaca masyarakat. “Duta Baca harus dapat menstimulasi minat baca dan membantu masyarakat untuk lebih memahami serta menganalisis informasi dari berbagai sumber,” ujarnya.

Di era digital saat ini, membaca tidak lagi terbatas pada buku fisik atau perpustakaan. Menurut Jaoharul, aktivitas membaca bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan perpustakaan digital iBekasikab yang menyediakan akses ke berbagai sumber bacaan.

Dengan berbagai program ini, Pemkab Bekasi berusaha untuk memperkuat budaya literasi di masyarakat. Diharapkan, melalui inisiatif ini, minat baca masyarakat dapat meningkat dan melahirkan generasi yang lebih literat serta kritis. Kegiatan ini bisa menjadi momentum bagi anak muda untuk berkontribusi dalam dunia literasi dan mengajak orang lain untuk mencintai buku.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button