Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10.000 Puskesmas dalam 3 Tahun!

Jakarta, Maret.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan nasional. Dalam pidatonya yang berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026, di RSUD K.H Muhammad Thohir Krui, Lampung, Prabowo mengungkapkan target ambisius untuk membangun dan merenovasi fasilitas kesehatan di seluruh tanah air.
Target Pembaruan Infrastruktur Kesehatan
Dalam waktu tiga tahun ke depan, pemerintah menargetkan renovasi sekitar 400 rumah sakit serta modernisasi 10.000 puskesmas. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Saya sudah merencanakan bersama Menteri Kesehatan dan pemerintah untuk membangun dan memperbaiki rumah sakit di kabupaten-kabupaten,” ungkapnya.
Prabowo menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan telah menyiapkan rencana besar untuk memperbaiki dan membangun infrastruktur kesehatan, terutama di daerah yang masih kekurangan akses layanan. Ia menekankan pentingnya langkah ini untuk memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang memadai.
Modernisasi Alat Kesehatan
Selain pembangunan fasilitas, pemerintah juga mengimplementasikan program modernisasi layanan kesehatan melalui distribusi peralatan kesehatan terbaru ke rumah sakit daerah. Hingga saat ini, hampir 1.000 unit alat kesehatan modern telah disalurkan ke berbagai rumah sakit di seluruh Indonesia.
“Program modernisasi layanan kesehatan nasional sedang berjalan. Kami berharap alat-alat kesehatan ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan,” kata Prabowo. Ia juga menyatakan bahwa semua rumah sakit di 514 kabupaten/kota akan mendapatkan alat kesehatan modern untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pemerataan Layanan Kesehatan Nasional
Prabowo melanjutkan dengan memberikan informasi mengenai pembangunan rumah sakit yang sedang berlangsung. Selama tahun 2025, pemerintah telah membangun 22 RSUD dan memasuki tahun 2026, 22 rumah sakit baru lainnya akan dibangun. “Ini semua bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan di Indonesia,” tuturnya.
Ia menjelaskan, dari 20 rumah sakit pertama yang dibangun, semua sudah selesai dan mulai memberikan layanan kepada masyarakat. “Saya berpesan agar rumah sakit ini dikelola secara profesional dan berorientasi pada pelayanan publik,” lanjutnya.
Pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui diharapkan dapat menjadi pusat layanan kesehatan yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. Prabowo berkomitmen untuk memberantas praktik korupsi dalam sektor kesehatan dan memastikan masyarakat memiliki akses terhadap obat-obatan dengan harga terjangkau.
“Obat generik dengan harga murah harus tersedia untuk rakyat. Kami berupaya untuk memenuhi kebutuhan ini dalam waktu dekat,” pungkasnya. Penegasan ini mengekspresikan niat pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan kesehatan yang berkelanjutan dan mengedepankan kepentingan publik.





