KDKMP Selamatkan Keuangan Rumah Tangga dengan Potensi Hemat Rp33 Triliun per Tahun!

Jakarta, Maret.id — Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian keluarga di Indonesia. Dengan menghadirkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, program ini diperkirakan mampu menghemat pengeluaran masyarakat hingga Rp33,02 triliun dalam setahun.
Manfaat Nyata Koperasi bagi Masyarakat
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia, Muhammad Qodari, menyatakan bahwa manfaat KDKMP tidak hanya terlihat dari sisi angka, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konferensi pers Program Prioritas Pemerintah (PHTC) yang berlangsung di Jakarta, Qodari menjelaskan betapa pentingnya penghematan ini bagi masyarakat yang setiap harinya harus mencermati pengeluaran mereka.
Untuk menghitung besarnya penghematan, KDKMP fokus pada dua komoditas sehari-hari yang sering digunakan oleh masyarakat, yaitu LPG 3 kilogram dan minyak goreng MinyaKita. Saat ini, harga LPG 3 kilogram di pasaran mencapai Rp20.000 per tabung, sementara di KDKMP harganya hanya Rp16.000. Sedangkan untuk MinyaKita, yang biasanya dijual seharga Rp21.000 per liter, di koperasi tersedia dengan harga Rp15.700 per liter.
Data Statistik Mendukung Penghematan
Berdasarkan data dari BPH Migas dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2025, rata-rata rumah tangga dengan tiga hingga empat anggota keluarga menghabiskan empat tabung LPG dan empat liter minyak goreng setiap bulannya. Menariknya, hasil dari Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 (PK-25) mencatat sekitar 74 juta keluarga di Indonesia. Dengan mempertimbangkan jumlah keluarga dan pola konsumsi masyarakat, total penghematan yang dapat dinikmati diperkirakan mencapai Rp33,02 triliun per tahun.
Testimoni dari Masyarakat
Qodari juga berbagi cerita dari masyarakat mengenai manfaat KDKMP, salah satunya berasal dari Desa Sambeng Kulon, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Ketua Pengurus KDKMP Sambeng Kulon, Supriyatno, merasa bangga dan bersyukur atas hadirnya koperasi di desanya. Menurutnya, keberadaan gedung KDKMP bukan hanya sekadar fasilitas baru, tetapi menjadi sumber kebanggaan bagi seluruh warga desa.
Supriyatno menambahkan, penghematan yang diraih masyarakat dari harga barang yang lebih terjangkau memiliki makna yang besar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya koperasi ini, diharapkan perekonomian desa semakin meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan lebih baik.
Kinerja KDKMP diharapkan terus berlanjut, seiring dengan dukungan program-program pemerintah yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi rakyat. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia.
Dengan perkembangan ini, Diharapkan KDKMP dapat berkontribusi lebih besar terhadap penguatan ekonomi daerah dan pencapaian kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.





