BNPB Tegaskan Penyebab Karhutla di Nunukan Masih Diselidiki

Nunukan, Maret.id — Kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, masih dalam proses penyelidikan oleh aparat berwenang, kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
Penyelidikan Penyebab Kebakaran
Abdul Muhari menyampaikan kebakaran terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 15.56 WITA. “Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang,” ujar Abdul Muhari pada Senin, 11 Mei 2026. Tim penyidik akan menelaah fakta di lapangan untuk menentukan penyebab dan pihak yang bertanggung jawab jika ditemukan unsur kelalaian atau pelanggaran.
Upaya Pemadaman dan Luas Area Terbakar
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektare. Tim gabungan, termasuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) serta unsur terkait, dikerahkan ke lokasi dengan peralatan dan kendaraan pendukung pemadaman darat. Upaya tersebut berhasil mengendalikan api pada hari yang sama sekitar pukul 18.33 WITA.
Abdul Muhari juga mengingatkan bahwa Indonesia sedang memasuki masa peralihan dari musim penghujan menuju musim kemarau, sehingga risiko kebakaran hutan dan lahan meningkat. BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan, memantau titik-titik rawan api, serta memperkuat kesiapsiagaan untuk meminimalisir dampak lebih luas selama musim kemarau. “Kesiapsiagaan perlu terus ditingkatkan. Terutama dalam memantau titik-titik rawan api guna meminimalisir dampak yang lebih luas selama musim kemarau,” katanya.
