Lokal

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Kepulauan Sangihe, Warga Diimbau Siaga

Kepulauan Sangihe, Maret.id — Gempa bumi dengan magnitudo 5,4 mengguncang wilayah Pantai Barat Laut Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 14.33 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Lokasi dan Intensitas Gempa

Episenter gempa terletak di laut, sekitar 20 kilometer barat laut Kepulauan Marore dan berada pada kedalaman 10 kilometer. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa bumi yang terjadi adalah jenis gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng.

“Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” ujar Wijayanto dalam keterangan pers.

Guncangan yang Dirasakan

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah. Di Kepulauan Marore, guncangan tercatat pada skala IV-V MMI, sedangkan di Kendahe, guncangan dirasakan pada skala III-IV MMI. Bahkan, intensitas III MMI juga terasa di Nusa Tabukan, Kota Tahuna, dan Kota Melonguane. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa tersebut.

Pengaruh Gempa Besar Sebelumnya

Menurut Wijayanto, gempa ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas susulan dari gempa besar bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Mindanao, Filipina, pada 8 Juni 2026. Hingga 11 Juni 2026 pukul 14.50 WIB, BMKG telah mencatat adanya 278 aktivitas gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar mencapai 6,7.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum diyakini kebenarannya. Kejadian gempa ini menyoroti pentingnya kewaspadaan bagi penduduk sekitar, terutama mengingat sejarah seismik di wilayah tersebut.

Kesimpulan

Gempa bumi yang mengguncang Kepulauan Sangihe ini memberikan pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. Masyarakat diharapkan untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan. Dengan mengetahui langkah-langkah yang tepat, kita dapat meminimalkan risiko dan dampak yang mungkin ditimbulkan oleh gempa bumi di masa mendatang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button