PERLUAS EDUKASI dan DISTRIBUSI MBG BAGI KELOMPOK 3B SEKARANG JUGA!

Jakarta, Maret.id — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) memperluas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan fokus pada kelompok 3B dan wilayah 3T. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Kemendukbangga, Isyana Bagoes Oka, dalam acara ‘Safe Sound Fest’ di SMAN 70 Jakarta pada Kamis, 11 Juni 2026.
Pengenalan Program Makan Bergizi Gratis
Isyana menyatakan bahwa sesuai dengan Peraturan Presiden mengenai tata kelola program ini, Kemendukbangga memiliki tanggung jawab untuk melakukan distribusi serta edukasi MBG. Ia menegaskan bahwa kelompok sasaran program ini sangat penting, terutama untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD, yang secara kolektif dikenal sebagai kelompok 3B.
“Memang dalam Perpres tersebut secara tegas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga mendapatkan tugas untuk melakukan distribusi dan edukasi. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya menjalankan misi tersebut,” jelas Isyana.
Peran dan Tugas Kemendukbangga dalam Pencegahan Stunting
Isyana mengungkapkan bahwa fokus program ingin mencegah stunting melalui pendekatan yang tepat selama 1.000 hari pertama kehidupan anak. Dengan demikian, MBG diharapkan dapat menurunkan prevalensi stunting secara efektif.
“Pada masa pencegahan stunting, sangat penting untuk memberikan perhatian kepada kelompok 3B. Kami berharap dengan fokus pada grup ini, angka stunting di Indonesia bisa terus dikurangi,” ujar Isyana.
Penguatan program akan didukung dengan bantuan dari hampir 600 ribu tim pendamping keluarga yang akan melakukan edukasi agar penerima manfaat memahami pentingnya gizi yang tepat dan seimbang.
Dampak dan Harapan untuk Masa Depan
Isyana menekankan bahwa nilai gizi yang seimbang sangat krusial bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan memastikan bahwa kelompok 3B memperoleh manfaat dari program MBG, diharapkan kesejahteraan dan kesehatan mereka dapat terjaga.
“Harapan kami adalah agar Ibu-Ibu hamil, Ibu menyusui, dan balita non-PAUD yang sangat membutuhkan program ini dapat memperoleh nutrisi yang tepat dan seimbang demi mencegah stunting,” tutup Isyana.
Program Makan Bergizi Gratis ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama di kalangan kelompok rentan. Dengan langkah proaktif ini, Indonesia berupaya mencapai target Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kesehatan generasi selanjutnya.



