Nasional

Zaskia Mecca Bawa Logistik ke Bundaran HI, Sindir Pemerintah soal Harga yang Transparan!

Jakarta, Maret.id — Tanggal 12 Juni 2026, Bundaran HI menjadi saksi aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa BEM UI yang disertai oleh sejumlah relawan termasuk public figure Zaskia Mecca. Aksi ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan akan kondisi terkini di Indonesia.

Partisipasi Zaskia Mecca dalam Aksi Unjuk Rasa

Zaskia Mecca, yang adalah istri sutradara Hanung Bramantyo, turut hadir di Bundaran HI sebagai wujud kepeduliannya terhadap situasi negara saat ini. Ia terlihat membawa tiga ambulans yang disiapkan melalui koordinasi dengan rekannya yang memiliki kepedulian serupa, guna memberikan bantuan medis bagi peserta aksi unjuk rasa.

Dalam keterangannya di lokasi, Zaskia menyampaikan, “Ini karena kegelisahan ya. Kalau buat aku, melihat segala sesuatu yang enggak sreg sama hati dan rasanya kok salah gitu.” Meskipun terjun langsung dalam aksi tersebut, Zaskia menegaskan bahwa dirinya tidak terikat dengan partai politik manapun. “Saya datang sebagai warga negara yang prihatin dengan kondisi bangsa saya,” tambahnya.

Dukungan Masyarakat Terhadap Aksi

Pelaksanaan aksi ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Zaskia mengungkapkan bahwa ada puluhan masyarakat yang mengirimkan makanan dan minuman untuk para peserta aksi, meskipun ia tidak mengetahui secara pasti siapa yang mengirimkan bantuan tersebut. Ini menandakan adanya solidaritas yang kuat di kalangan masyarakat terhadap isu yang diangkat oleh para mahasiswa dan relawan yang hadir.

Zaskia juga memastikan bahwa ia telah mendapatkan izin dari suaminya untuk berpartisipasi dalam aksi tersebut. “Mas Hanung ya (pesan) agar hati-hati aja,” imbuhnya, menunjukkan adanya saling pengertian dalam keluarga meskipun terlibat dalam kegiatan yang berpotensi berisiko.

Pesan dan Aspiration dari Peserta Aksi

Para peserta aksi unjuk rasa tidak hanya menyerukan aspirasi mereka, tetapi juga menyampaikan sindiran kepada pemerintah melalui tulisan-tulisan yang dibawa. Di antara pesan tersebut, ditemukan tulisan-tulisan sarkastik seperti, “beli di UMKM gak pake mark up” dan “beli gak pakai pajakmu,” yang menggambarkan kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap kurang berpihak kepada rakyat.

Aksi ini berlangsung di tengah kehadiran aparat keamanan yang disiagakan untuk mengawasi situasi. Polisi meminta agar massa tidak terprovokasi, menandakan bahwa meskipun aksi ini konduktif, tetap ada potensi konflik yang harus diantisipasi. Demonstrasi seperti ini selalu menarik perhatian publik dan media, menciptakan ruang dialog mengenai kondisi sosial dan politik di Indonesia saat ini.

Kegiatan unjuk rasa ini mencerminkan bahwa masyarakat, terutama generasi muda, semakin peduli dan aktif dalam menyuarakan pendapat mereka mengenai isu-isu penting. Aksi ini diharapkan dapat mendorong perubahan positif dan respons yang lebih baik dari pemerintah terhadap aspirasi rakyat.

Sebagai penutup, aksi unjuk rasa di Bundaran HI oleh mahasiswa BEM UI dan relawan seperti Zaskia Mecca mencerminkan semangat perjuangan masyarakat untuk menyuarakan harapan mereka. Masyarakat diharapkan dapat terus memberikan dukungan kepada mereka yang berani mengambil langkah untuk memperjuangkan kebaikan bersama demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button