MENKOMDIGI TEGASKAN PEMERINTAH BUKA TERHADAP ASPIRASI MASYARAKAT!

Jakarta, Maret.id — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan selama penyampaian aspirasi masyarakat. Pernyataan ini dikeluarkannya menyusul aksi demonstrasi yang dilakukan oleh kalangan mahasiswa di berbagai tempat.
Respecting Citizen Rights
Menkomdigi menyatakan bahwa pemerintah menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Ia menekankan, kritik dan masukan yang disampaikan oleh masyarakat merupakan bagian integral dari demokrasi yang harus dijunjung tinggi.
Menurut Meutya, pemerintah terbuka terhadap berbagai aspirasi, kritik, dan masukan dari masyarakat. “Menyampaikan pendapat adalah hak warga negara yang dijamin dalam demokrasi, oleh karena itu, ruang untuk menyampaikan aspirasi harus tetap kita jaga bersama,” tegasnya dalam keterangan resmi pada Jumat, 12 Juni 2026.
Aksi Damai dan Tindakan yang Bertanggung Jawab
Meutya juga mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi yang damai akan membuat pesan yang disampaikan lebih jelas serta mudah diterima oleh publik. Ia menekankan, aksi demonstrasi sebaiknya tidak disertai tindakan yang dapat merugikan masyarakat dan fasilitas umum.
“Kritik boleh disampaikan dengan tegas, tetapi harus tetap damai. Jangan mudah terprovokasi sehingga memicu kekerasan dan tindakan lain yang membahayakan masyarakat,” ungkapnya. Dengan peringatan tersebut, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi dalam aksi demonstrasi dengan cara yang damai dan bertanggung jawab.
Menjaga Ruang Digital
Selain mengingatkan tentang penyampaian aspirasi, Menkomdigi juga mengajak masyarakat untuk menjaga kualitas ruang digital saat aksi berlangsung. Ia mengimbau agar tidak ada publikasi atau penyebaran informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
“Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi hoaks, hasutan kekerasan, dan manipulasi informasi tidak boleh diberi ruang. Mari kita jaga aspirasi tetap tersampaikan secara damai dan bertanggung jawab,” kata Meutya.
Dalam pernyataan ini, Menkomdigi menunjukkan komitmennya terhadap menjaga demokrasi yang sehat serta menciptakan ruang diskusi yang aman, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Menghadapi tantangan informasi yang berkembang pesat saat ini, sikap bijak dari setiap individu serta kesadaran kolektif menjadi kunci dalam menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi di Indonesia.



