Wamen Ekraf Irene Umar: Future Laundry Jadi Ikon Inovasi Ekonomi Berkelanjutan

Jakarta, Maret.id — Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar meninjau proses produksi Future Loundry di Bali pada Sabtu, 5 Mei 2026. Kunjungan yang dikonfirmasi dalam keterangan resmi pada Senin, 11 Mei 2026, tersebut merupakan bagian dari upaya kementerian untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional, khususnya terkait inovasi fashion berkelanjutan dan pengelolaan kekayaan intelektual (IP).
Kunjungan dan tujuan pemetaan IP
Irene mengatakan Future Loundry menjadi contoh transformasi kreativitas budaya lokal dan subkultur anak muda menjadi ekosistem ekonomi yang tangguh. Dalam kunjungan lapangan, Wamen melihat langsung proses produksi sebagai bagian dari pemetaan kebutuhan manajemen IP, yang akan menjadi dasar penyusunan program pendampingan dari Kementerian Ekonomi Kreatif.
“Kunjungan ini bertujuan memastikan inovasi upcycled fashion dan IP kreatif mendapat dukungan yang tepat,” ujar Irene. Ia menegaskan kementerian akan memperkuat ekosistem agar lebih inklusif dan memberikan dampak nyata bagi pelaku kreatif baik di Bali maupun secara nasional.
Inovasi berkelanjutan dan potensi pasar global
Future Loundry menerapkan teknik dekonstruksi pakaian bekas dan penggunaan material daur ulang sebagai solusi fashion berkelanjutan. Kemenekraf menilai paduan elemen tribal, sporty, anime, metal, dan street culture karya desainer Ican Harem memiliki daya tarik untuk pasar internasional.
Irene mengapresiasi keberanian Future Loundry memadukan estetika post-apocalyptic dengan semangat keberlanjutan, yang menurutnya dapat menjadi identitas ekonomi kreatif masa depan. Ia menekankan bahwa kekuatan ekonomi kreatif saat ini bukan sekadar simbol tradisional, melainkan cara menjadikan budaya sebagai fondasi inovasi yang kompetitif dan berkelanjutan di kancah global.
Kementerian berencana menyusun program pendampingan dan dukungan yang lebih tepat sasaran berdasarkan temuan di lapangan, termasuk aspek pengelolaan IP, peningkatan kapasitas produksi, dan akses pasar.



