CFD Jakarta DITIADAKAN HARI INI! Inilah Rekayasa Lalin yang Diberlakukan!

Jakarta, Maret.id — Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-MH Thamrin dan HR Rasuna Said ditiadakan pada Minggu, 14 Juni 2026. Keputusan ini diambil seiring dengan pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon 2026 yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di ibu kota.
Rekayasa Lalu Lintas untuk Mendukung Marathon
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah memberlakukan rekayasa lalu lintas di berbagai titik strategis untuk memastikan kelancaran acara lari internasional tersebut. Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan memperhitungkan waktu tempuh mereka selama kegiatan berlangsung agar tidak terhambat.
Selama hari pelaksanaan marathon, pengaturan lalu lintas akan lebih ketat dibandingkan hari biasa. Sejumlah arus kendaraan akan dialihkan, terutama di kawasan pusat dan selatan Jakarta, untuk menjaga keamanan dan sterilnya jalur lomba.
Rute Alternatif untuk Warga
Pengalihan lalu lintas mencakup kendaraan yang melintas dari berbagai titik, termasuk Harmoni, Tugu Tani, Menteng, Pasar Senen, Blok M, Manggarai, Pancoran, Setiabudi, hingga kawasan Kuningan. Untuk mengatasi dampak dari pengalihan arus tersebut, Dishub DKI telah menyiapkan jalur alternatif bagi masyarakat.
Warga yang tinggal di area Menteng, Kebayoran Baru, Kemang, Prapanca, Pattimura, Tanah Abang, dan Kuningan diimbau untuk menggunakan rute alternatif yang telah disediakan. Langkah ini diambil agar mobilitas warga tetap terjaga, meskipun sejumlah ruas jalan digunakan untuk lintasan marathon.
Pentingnya Transportasi Umum dan Perencanaan Waktu
Selain penggunaan rute alternatif, masyarakat yang berencana untuk menuju kawasan Sudirman, Thamrin, Monas, Senayan, atau Kuningan disarankan untuk berangkat lebih awal. Dishub juga mendorong penggunaan transportasi umum guna menghindari kepadatan lalu lintas akibat pengalihan arus.
BTN Jakarta International Marathon 2026 merupakan salah satu ajang olahraga internasional terbesar yang diadakan di Jakarta. Event ini melibatkan ribuan pelari dari dalam dan luar negeri, dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi citra Jakarta sebagai tuan rumah berbagai acara internasional.
Dengan adanya peniadaan CFD dan rekayasa lalu lintas yang berlaku, diharapkan masyarakat dapat memahami dan beradaptasi demi kelancaran acara ini. Mari kita tunjukkan dukungan kita terhadap para pelari dengan berpartisipasi secara positif dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.



