Politik

Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Tarik Perhatian Mensos!

Jakarta, Maret.id — Menteri Sosial Saifullah Yusuf melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 21 Manado pada Kamis, 11 Juni 2026. Dalam kunjungannya, Gus Ipul—sapaan akrabnya—menyaksikan penampilan seni bela diri Wushu yang dibawakan oleh para siswa, yang merupakan bagian dari budaya Tiongkok yang mengedepankan gerakan yang dinamis dan estetika.

Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan siswa SRMP 21 Manado. “Sekolah Rakyat telah mulai beroperasi sejak Juli 2025, dengan total 166 titik di seluruh Indonesia, salah satunya di Manado. Penampilan mereka di panggung menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dan kebugaran yang meningkat,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Minggu, 14 Juni 2026.

Pendidikan Gratis untuk Anak-Anak Kurang Mampu

Gus Ipul juga menyoroti keberanian siswa untuk tampil di atas panggung, yang ia anggap sebagai karakter positif yang harus terus didorong. Dia menggarisbawahi bahwa program Sekolah Rakyat berlandaskan pada kejujuran dan keterbukaan dalam memahami kondisi nyata di lapangan. “Kita masih menemukan anak-anak yang tidak sekolah atau putus sekolah. Banyak keluarga yang kesulitan untuk membeli seragam bagi anak-anak mereka,” tuturnya.

Pemerintah berkomitmen membantu keluarga yang berada di Desil 1 dan 2 menurut Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. “Kami akan mendukung keluarga-keluarga yang kurang sejahtera dengan menghadirkan Sekolah Rakyat,” tambah Gus Ipul.

Open House Sekolah Rakyat Menjadi Serangkaian Harapan

Kunjungan kerja Menteri Sosial ini juga meliputi acara Open House SRMP 21 Manado, yang dihadiri oleh calon siswa, orang tua, serta tokoh masyarakat dan pemerintah daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai perkembangan pembelajaran siswa di Sekolah Rakyat.

Para calon siswa dan orang tua yang hadir menunjukkan antusiasme terhadap Sekolah Rakyat sebagai peluang baru untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa biaya. Salah satu orang tua, Olivia Susanti Wemben, mengungkapkan harapannya agar anaknya dapat bersekolah di tempat tersebut. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Berkat beliau, Sekolah Rakyat ini ada, sehingga anak-anak saya dan anak-anak kurang mampu lainnya bisa mendapatkan pendidikan yang luar biasa,” katanya penuh haru.

Partisipasi Pemerintah Daerah

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Asisten III Fransiskus E. Manumpil, Wali Kota Manado Andrei Angouw, serta Bupati Minahasa yang diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Linda Watania. Hadir juga Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo dan Staf Khusus serta Tenaga Ahli Menteri Sosial, yang menunjukkan dukungan kolektif pemerintah terhadap program Sekolah Rakyat sebagai upaya menanggulangi kemiskinan melalui pendidikan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button