Tiga Pembalap Indonesia Tampil di FP Le Mans MotoGP Prancis 2026, Veda Ega Mencuat sebagai Kuda Hitam Moto3!

Jakarta, Maret.id — Trio pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama, Mario Aji, dan Kiandra Ramadhipa turun ke lintasan Sirkuit Le Mans untuk menjalani sesi Free Practice pertama menjelang gelaran MotoGP Prancis 2026. Ketiganya akan berlaga pada kategori yang berbeda: Moto2, Moto3, dan Red Bull MotoGP Rookies Cup, dan diharapkan menunjukkan perkembangan setelah rangkaian balapan sebelumnya.
Persaingan bukan hanya soal kecepatan
Le Mans kembali diprediksi menjadi arena pertarungan teknis yang menentukan hasil akhir balapan. Selain kecepatan, faktor-faktor seperti setup motor, data telemetri, manajemen ban, serta kondisi cuaca akan sangat memengaruhi performa tim dan pebalap. Para crew chief bekerja intens untuk mengkalibrasi perangkat elektronik dan sistem pembakaran – termasuk penyesuaian Magneti Marelli pada kelas MotoGP dan perangkat Dellorto pada Moto3 – demi mendapatkan keseimbangan optimal antara kecepatan dan ketahanan.
Veda Ega sebagai kuda hitam dan tantangan teknis
Veda Ega Pratama diunggulkan berpotensi menjadi kuda hitam di Moto3 berkat gaya balap agresif dan kemampuan overtaking yang kuat. Melalui akun Instagram pribadinya ia menegaskan bahwa tim terus berkembang setelah hasil di GP Spanyol: “P6, tambahan 10 poin di GP Spanyol jadi pelajaran berharga. Kami terus berkembang dan akan kembali lebih kuat di Le Mans.” Meski demikian, tim harus mengatasi masalah kritis seperti pengelolaan temperatur ban depan saat pengereman keras (hard braking), yang kerap menjadi kendala di sirkuit yang teknikal seperti Le Mans.
Le Mans menuntut ketahanan mental, kemampuan membaca data telemetri, dan kecermatan teknis tim dalam mengolah setup motor. Hasil sesi Free Practice pertama akan menjadi indikator kesiapan para pembalap dan tim dalam menghadapi sisa akhir pekan balapan.





