Nasional

Generasi Muda URGENT! Semakin Aktif Lestarikan Budaya Betawi!

Jakarta, Maret.id — Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) mengungkapkan bahwa generasi muda semakin aktif dalam melestarikan budaya Betawi di tengah kemajuan Kota Jakarta. Keterlibatan pemuda dianggap sebagai modal penting dalam mempertahankan identitas budaya ibu kota yang kaya akan tradisi.

Mendukung Pelestarian Budaya Betawi

Sekretaris Umum LKB, Imbong Hasbullah, menjelaskan bahwa upaya pelestarian budaya Betawi merupakan hasil kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, sinergi yang terjalin dengan Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta sangat berkontribusi pada pengembangan kebudayaan Betawi.

“Ini adalah hasil kerja sama yang nyata, dan kami sangat mengapresiasi dukungan dari DKI untuk membantu dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi di Jakarta,” ujarnya dalam sesi Dialog Interaktif Pro3 RRI.

Tantangan Ekosistem Budaya

Imbong juga menggarisbawahi bahwa tantangan terbesar saat ini bukan terletak pada masalah anggaran, melainkan pada pembentukan ekosistem kebudayaan yang kuat. Ia mencatat bahwa selama ini anggaran memang bisa berubah-ubah, namun yang lebih krusial adalah terbentuknya ekosistem yang mendukung keberlangsungan budaya.

“Kendala lebih ke masalah ekosistem yang belum sepenuhnya terbentuk. Kami melihat ekosistem kebudayaan ini masih dalam proses dan kami harapkan dapat semakin berkembang,” tegasnya.

Peran Generasi Muda dalam Kebudayaan

Ia optimis bahwa dengan adanya pengembangan ekosistem kebudayaan, dampak pelestarian budaya dapat lebih dirasakan oleh masyarakat, termasuk di kalangan masyarakat akar rumput. Salah satu indikasi positif adalah semakin banyaknya generasi muda yang terlibat dalam pelestarian budaya Betawi melalui beragam sektor, seperti fesyen, kuliner, film, dan konten digital.

“Kami merasa bangga bahwa generasi muda turut berperan aktif dalam pengembangan dan pelestarian budaya kami. Sejumlah pemain gambang kromong dari kalangan muda kini semakin banyak bermunculan,” ungkap Imbong. Hal yang sama juga terlihat pada seni pencak silat dan berbagai kesenian Betawi lainnya.

Di acara yang sama, Ketua Sub Kelompok Pemasaran Pariwisata Dalam Negeri Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta, Ponco Atmoko, menyampaikan bahwa geliat pariwisata di Jakarta semakin terasa menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta. Salah satu upaya dalam memperkuat citra Jakarta sebagai destinasi wisata perkotaan adalah melalui beragam atraksi dan kegiatan di ruang publik.

“Kami mencatat adanya peningkatan aktivitas dan event di ruang publik yang berhasil menarik perhatian masyarakat,” ujar Ponco. Hal ini diyakini dapat memperkuat posisi Jakarta dalam peta pariwisata nasional.

Dengan langkah-langkah di atas, harapannya budaya Betawi akan semakin mendalam di hati masyarakat, terutama generasi muda yang diharapkan dapat terus berkontribusi secara aktif dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button