Manuver DPD PDI Perjuangan: Istana Gebang untuk Gen Z

Jakarta, Maret.id — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur telah merencanakan Istana Gebang sebagai ruang edukasi kebangsaan yang dirancang untuk menarik perhatian Generasi Z. Selain melakukan renovasi fisik, pengunjung nantinya akan disuguhkan konsep pembelajaran sejarah Bung Karno yang memanfaatkan teknologi digital dan visual.
Revitalisasi Istana Gebang untuk Generasi Muda
Istana Gebang, yang merupakan kediaman masa kecil Soekarno, Proklamator Republik Indonesia, kini mendapatkan perhatian khusus dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Renovasi ini tidak hanya akan memperbaiki fasilitas fisik, namun juga memperkenalkan berbagai inovasi berbasis teknologi, membuat pembelajaran sejarah menjadi lebih interaktif dan menarik untuk generasi muda.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menyatakan bahwa revitalisasi Istana Gebang merupakan arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, yang juga dikenal sebagai Presiden ke-5 Republik Indonesia. Menurut Said, Megawati telah lama mengingatkan para kader partai untuk menjaga warisan Bung Karno sebagai bagian dari tanggung jawab untuk merawat sejarah bangsa.
Fasilitas yang Nyaman dan Aman
Said Abdullah menambahkan bahwa renovasi yang dilakukan akan bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, aman, dan menarik khususnya bagi kalangan milenial dan Generasi Z. “Kami melakukan renovasi agar Istana Gebang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi fokus kami,” ungkapnya.
Renovasi ini mencakup berbagai aspek di kawasan Istana, termasuk perbaikan patung-patung yang ada di lokasi tersebut. Dengan demikian, pengunjung diharapkan dapat merasakan pengalaman yang lebih baik saat mengunjungi tempat bersejarah ini. Menjaga situs sejarah, menurutnya, lebih dari sekadar mempertahankan bangunan fisik. Yang terpenting adalah menanamkan nilai-nilai perjuangan dan semangat kebangsaan Bung Karno.
Inovasi Digital untuk Pembelajaran Sejarah
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga memiliki rencana untuk memanfaatkan pendekatan digital dalam pengembangan Istana Gebang ke depan. Salah satu inovasi yang sedang dipersiapkan adalah penyajian visual interaktif yang memungkinkan pengunjung untuk belajar tentang kehidupan dan perjuangan Bung Karno dengan cara yang menarik.
“Dengan konsep tampilan visual ini, para pengunjung hanya perlu mengklik tombol untuk mengetahui sejarah perjuangan Bung Karno lebih mendalam,” jelas Said Abdullah. Diharapkan, pendekatan ini akan menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih komunikatif dan mudah dipahami oleh generasi muda yang tumbuh dalam era digital.
Selain itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga akan menyelenggarakan berbagai agenda berkala di Istana Gebang sebagai ruang untuk interaksi publik dan diskusi kebangsaan. “Kami akan menyiapkan agenda yang ditujukan khusus untuk milenial dan Gen Z setiap tiga bulan, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Melalui berbagai kegiatan edukatif ini, Istana Gebang diharapkan bisa hidup sebagai ruang publik yang produktif, bukan sekadar sebagai monumen sejarah. Dengan melibatkan generasi muda, diharapkan situs bersejarah ini dapat menjembatani antara warisan pemikiran Bung Karno dan tantangan zaman saat ini.
Diharapkan, Istana Gebang tidak hanya menjadi tujuan wisata sejarah di Kota Blitar, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran kebangsaan. Melalui hal ini, nilai gotong royong, nasionalisme, dan kecintaan terhadap Indonesia dapat tertanam dalam jiwa generasi penerus bangsa.
Megawati Soekarnoputri dijadwalkan meresmikan hasil renovasi Istana Gebang di Kota Blitar pada 15 Juni 2026. Peresmian tersebut diprediksi akan menjadi puncak acara Bulan Bung Karno yang dirayakan oleh PDI Perjuangan sepanjang bulan Juni 2026.





