Olahraga

Wasit Hancurkan Harapan Tuchel di Menit Awal, Kenangan Pahit Kembali Hantui!

Jakarta, Maret.id — Wasit asal Prancis, Clément Turpin, ditunjuk untuk memimpin pertandingan pembuka Inggris di Piala Dunia yang akan berlangsung melawan Kroasia pada hari Rabu mendatang. Pertandingan ini merupakan bagian dari babak penyisihan grup yang akan menentukan langkah kedua tim ke fase selanjutnya dalam ajang bergengsi ini.

Memori Pahit Tuchel

Manajer Bayern Munich, Thomas Tuchel, memiliki pengalaman tidak menyenangkan saat berhadapan dengan Clément Turpin. Dalam laporannya, Tuchel pernah menyebut Turpin sebagai “wasit kelas lima,” sebuah penilaian yang muncul setelah pengalamannya di Liga Champions.

Pada bulan April 2023, dalam partai leg kedua perempat final Liga Champions melawan Manchester City, Tuchel menerima dua kartu kuning yang dikeluarkan oleh Turpin, sehingga memaksanya untuk meninggalkan area pelatih dan menuju tribun penonton. Momen tersebut jelas menjadi catatan buruk dalam karir Tuchel yang mengaku frustrasi dengan kepemimpinan Turpin di lapangan.

Tindakan Kontroversial di Lapangan

Dalam duel yang diadakan di Allianz Arena tersebut, Turpin mencatatkan diri dengan mengeluarkan lima kartu kuning pada babak pertama. Salah satu momen kontroversial adalah di mana ia memberikan kartu merah langsung kepada bek Bayern, Dayot Upamecano, akibat pelanggaran terhadap penyerang City, Erling Haaland. Namun, keputusan tersebut akhirnya dibatalkan setelah VAR memutuskan terjadi offside sebelumnya.

Kekalahan Bayern dengan skor agregat 4-1 atas Manchester City memicu kemarahan Tuchel, yang berani melontarkan kritik tajam kepada Turpin seusai pertandingan. “Ada dua hal yang tidak bisa mengikuti standar,” ungkap Tuchel. “Lapangan tidak dalam kondisi baik, dan wasit, sayangnya, berada di level kelima.”

Reputasi Turpin di Eropa

Meskipun mengalami perselisihan dengan Tuchel, reputasi Clément Turpin di kalangan pengamat dan pakar sepak bola tetap kuat. Ia dianggap sebagai salah satu wasit terbaik di Eropa, membuktikannya dengan memimpin final Liga Europa 2021 dan final Liga Champions 2022. Keanggunan dan ketajaman analisisnya dalam memimpin laga-laga besar membuatnya tetap menjadi sosok yang dihormati, terlepas dari kritik yang kadangkala menghinggapi.

Turpin juga dipilih untuk mengadili pertandingan di Kejuaraan Eropa 2024 yang akan datang. Salah satu pertandingannya adalah antara Inggris dan Slovenia, yang berakhir tanpa gol. Keberhasilannya dalam memimpin laga-laga besar ini menunjukkan bahwa ia masih menjadi perhatian di panggung sepak bola Eropa, meskipun kontroversi dengan pelatih seperti Tuchel membayangi perjalanan kariernya.

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang ada, laga antara Inggris dan Kroasia mendatang diharapkan dapat menjadi momen bersejarah dalam karier Turpin, serta sebuah ujian bagi tim-tim dan manajer yang terlibat di Piala Dunia kali ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button