Imigrasi Atambua Gelar Eazy Passport untuk Pemohon di PLBN Wini

Atambua, Maret.id — Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua melakukan langkah signifikan untuk mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat. Pada Sabtu, 13 Juni 2026, mereka meluncurkan program Eazy Passport yang diadakan di Gedung Keberangkatan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Antusiasme Masyarakat Terkait Program Eazy Passport
Kegiatan ini menarik perhatian yang luar biasa dari masyarakat setempat. Sebanyak 50 kuota layanan yang disediakan Untuk pembuatan paspor telah terpenuhi, dengan 27 pemohon laki-laki dan 23 pemohon perempuan. Hal ini menunjukkan besarnya kebutuhan layanan keimigrasian di daerah perbatasan.
Pelaksanaan program dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Bidang Pengelolaan PLBN Wini dan Kepala Seksi Lalu Lintas dan Izin Tinggal Keimigrasian. Mereka turut serta untuk memastikan bahwa proses ini berjalan dengan baik dan lancar.
Proses Pelayanan yang Terpadu
Selama acara berlangsung, seluruh proses pelayanan dilakukan dengan tertib dan aman. Petugas Imigrasi menangani setiap tahapan pembuatan paspor mulai dari pendaftaran hingga wawancara. Termasuk pengambilan data biometrik seperti foto dan sidik jari yang sesuai dengan ketentuan keimigrasian yang berlaku.
Inisiatif ini jelas memperlihatkan komitmen Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua dalam memberikan kemudahan akses bagi masyarakat khususnya yang tinggal di wilayah perbatasan. Dengan adanya program ini, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke kantor imigrasi untuk mengurus dokumen perjalanan.
Memperkuat Koordinasi dan Pelayanan Publik
Para penyelenggara menilai bahwa program Eazy Passport ini juga telah memperkuat koordinasi antara Kantor Imigrasi dan PLBN Wini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Respons positif yang diberikan oleh masyarakat menunjukkan bahwa layanan ini sangat dibutuhkan dan defisit mobilitas keimigrasian dapat diatasi.
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua berharap untuk terus meningkatkan pelayanan keimigrasian yang cepat dan mudah. Melalui program lain di masa depan, diharapkan mobilitas serta kebutuhan dokumen perjalanan bagi masyarakat perbatasan dapat terpenuhi dengan lebih efektif.
Dengan inisiatif ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari layanan keimigrasian yang lebih accessible, memudahkan mereka dalam kegiatan sehari-hari yang berkaitan dengan perjalanan.
