Politik

Manuver Yudi Meira: Kader PDIP Tanam Pangan Produktif!

Jakarta, Maret.id — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menyatakan komitmennya untuk segera menggerakkan kader partai dalam memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman produktif seperti cabai dan alpukat. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut arahan dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam rangka memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga.

Langkah Strategis untuk Ketahanan Pangan

Pernyataan Yudi disampaikan setelah ia menerima bibit pohon alpukat dari Megawati sebagai simbol gerakan penghijauan dan kemandirian pangan. Hal ini terjadi pada acara peresmian renovasi rumah masa kecil Bung Karno di Kota Blitar.

“Kami akan segera menindaklanjuti arahan Ibu Megawati. Gerakan menanam tanaman produktif ini akan kami dorong hingga ke tingkat kader dan masyarakat. Ketahanan pangan tidak boleh hanya bergantung pada satu komoditas saja,” ujar Yudi.

Yudi menjelaskan mengapa pentingnya membangun kemandirian pangan dari skala yang terkecil, yaitu keluarga. Ia mendorong setiap kader untuk memanfaatkan lahan di sekitar rumah untuk menanam berbagai jenis tanaman yang dapat menunjang kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Dampak Positif Tanaman Produktif

Salah satu contoh konkret yang disampaikan Megawati adalah menanam cabai di pekarangan rumah. Langkah ini dianggap dapat membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Ibu Megawati mengingatkan, ketika harga cabai naik, kita tidak boleh hanya mengeluh. Jika punya tanaman cabai sendiri di rumah, kebutuhan keluarga tetap bisa terpenuhi,” tegas Yudi. Ia menambahkan bahwa prinsip serupa juga berlaku untuk komoditas pangan lainnya.

Selain cabai, Megawati juga mendorong kader partai untuk mengembangkan tanaman produktif lainnya, termasuk alpukat. Menurut Yudi, tanaman alpukat memiliki nilai ekonomi yang dapat memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.

Membangun Budaya Kemandirian Pangan

“Alpukat menjadi salah satu tanaman yang direkomendasikan karena manfaatnya besar dan memiliki nilai ekonomi. Ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga membangun budaya kemandirian pangan dari rumah masing-masing,” ujarnya.

Di samping itu, gerakan ini sejalan dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

Dalam waktu dekat, DPC PDI Perjuangan Kota Blitar akan menyusun langkah teknis untuk melaksanakan program ini agar dapat berjalan secara terukur dan melibatkan seluruh struktur partai hingga tingkat bawah. Yudi berharap gerakan pemanfaatan pekarangan rumah bisa menjadi budaya baru di masyarakat, sehingga ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga hasil dari kesadaran warga untuk memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan masing-masing.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button