Mantan Bintang Inggris Tantang Tuchel: Hindari Nasib Tragis Southgate!

Jakarta, Maret.id — Mantan bintang sepak bola Inggris, Joe Cole, secara tegas menyuarakan keprihatinan terhadap pelatih terbaru tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menjelang Piala Dunia. Ia berpendapat bahwa perjalanan Inggris di turnamen ini “tidak akan berakhir dengan baik” jika Tuchel mengulangi kesalahan yang telah dilakukan oleh pendahulunya, Gareth Southgate.
Antisipasi Pertandingan Pertama Inggris
Inggris akan memulai petualangan mereka di Piala Dunia dengan menghadapi tim kuat Kroasia pada hari Rabu. The Three Lions berambisi untuk meraih prestasi yang melampaui pencapaian mereka di Kejuaraan Eropa dua tahun lalu, di mana mereka hanya mampu finis sebagai runner-up. Tuchel, yang baru-baru ini ditunjuk sebagai pelatih, dihadapkan pada dilema dalam pemilihan pemain, terutama dalam menentukan siapa di antara Morgan Rogers dan Jude Bellingham yang akan berperan sebagai gelandang serang di belakang striker utama, Harry Kane.
Taktik dan Pemilihan Pemain
Pelatih asal Jerman tersebut menyatakan bahwa ia dapat dengan mudah memasukkan keduanya dalam formasi yang sama. Ini diperkuat oleh fakta bahwa Rogers sebelumnya ditempatkan di sayap kanan oleh Southgate. Namun, Cole menegaskan bahwa Tuchel harus menghindari kebiasaan memasukkan semua bintang terbaik ke dalam susunan pemain utama, yang sering kali mengganggu keseimbangan tim.
Menurut Cole, “Saya rasa pendekatan Tuchel sejauh ini sangat menyegarkan.” Ia melanjutkan dengan menyoroti bahwa Inggris perlu melanjutkan proyek pembangunan tim yang konsisten, tanpa terjebak pada pola pikir lama yang diduga menjadi faktor penurunan performa tim di era Southgate. “Ini adalah saat yang krusial untuk mempadu padankan pemain-pemain baru sambil tetap menyusun sistem yang solid,” tambahnya.
Memitigasi Ego Pemain
Lebih jauh, Cole menilai telah terjadi perubahan positif di dalam mentalitas tim. Namun, ia mengingatkan bahwa para pemain harus menyadari adanya risiko mengulangi kesalahan di masa lalu. “Beberapa di antara mereka kini merupakan bintang, dan Tuchel harus menegaskan bahwa dia adalah manajer mereka,” ujarnya.
Cole mengupas lebih dalam mengenai dinamika tim, mengingatkan bahwa ego individu sering kali menjadi masalah dalam skuad. “Kita semua suka membandingkan pemain, tetapi yang terpenting adalah tim,” jelasnya. Ia menekankan kebutuhan agar pemain menyadari peran mereka, baik sebagai starter maupun cadangan.
“Jika mereka ingin sukses di turnamen ini, semua pemain harus berkomitmen untuk tim, apapun situasi pribadi mereka,” pungkas Cole. Melihat pernyataan ini, jelas bahwa harapan dan tantangan yang dihadapi Tuchel sangatlah besar. Pelatih asal Jerman ini kini harus mampu mengemban tanggung jawab besar dalam mengelola skuad yang tidak hanya memiliki bakat individu yang luar biasa, tetapi juga memiliki harapan tinggi dari publik dan pecinta sepak bola Inggris.





