Legislator PDIP Desak BPBD Cepat Atasi Dampak Gempa Sulteng!

Jakarta, Maret.id — Masyarakat Sulawesi Tengah diminta untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Imbauan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Matindas J. Rumambi dalam keterangan resmi yang diterima pada Rabu, 17 Juni 2026.
Imbauan untuk Masyarakat
Matindas menekankan pentingnya masyarakat mengikuti seluruh arahan resmi yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, serta aparat terkait. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, khususnya terkait isu keselamatan saat bencana.
Respons Terhadap Bencana
Sebagai daerah yang memiliki sejarah kebencanaan yang besar, Matindas berpendapat bahwa setiap kejadian gempa harus direspons secara cepat dan terukur. Respons ini haruslah berorientasi pada perlindungan masyarakat, terutama dalam mengantisipasi dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam. “Saya meminta BPBD Sulteng segera melakukan langkah-langkah tanggap darurat,” ujarnya.
Berlatar belakang kejadian gempa yang telah mengguncang Kabupaten Parigi Moutong pada Selasa sekitar pukul 10.27 WITA, Matindas mendorong BPBD dan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan dan penelusuran menyeluruh terhadap dampak dari bencana.
Tindakan Segera Diperlukan
“BPBD bersama Pemda harus segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga, mengidentifikasi potensi korban, serta memetakan kerusakan rumah dan fasilitas umum,” tegasnya. Ruang lingkup pemetaan ini juga mencakup fasilitas kesehatan, rumah ibadah, sekolah, dan infrastruktur vital lainnya yang mungkin terdampak oleh gempa.
Berdasarkan data sementara dari BMKG, gempa diakibatkan oleh Sesar Sausu, dengan satu orang dilaporkan meninggal dunia di Kabupaten Sigi. Gempa tersebut dirasakan tidak hanya di Parigi Moutong, tetapi juga di beberapa daerah lain seperti Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Poso.
Dengan peringatan ini, diharapkan semua pihak dapat bersiaga dan bekerja sama dalam meminimalisir risiko serta dampak yang mungkin terjadi pasca-gempa.





