Gempa Parigi Moutong Luluhlantahkan 53 Rumah Warga, Siaga Diperlukan

Parigi Moutong, Maret.id — Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebabkan kerusakan signifikan pada hunian warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan, sebanyak 53 rumah dilaporkan mengalami kerusakan.
Kepala BPBD Parigi Moutong, Moh. Rivai, menyatakan bahwa data kerusakan tersebut masih bersifat sementara dan kemungkinan besar akan bertambah seiring dengan proses pendataan yang sedang berlangsung. “Kami masih melakukan pendataan dan kemungkinan jumlah rumah terdampak masih bertambah. Data final akan kami pastikan pada pukul 16.00,” ungkap Rivai dalam pernyataan resminya.
Wilayah Terparah Terdampak
Kecamatan Torue diketahui merupakan wilayah yang paling parah terdampak oleh gempa tersebut. Meskipun pusat gempa berada cukup jauh dari pemukiman, dampaknya terasa sangat serius bagi masyarakat setempat. Hingga kini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka. Warga pun memilih bertahan di rumah mereka masing-masing.
Pemerintah daerah, bersama tim gabungan dari berbagai instansi, telah merespons dengan cepat. Upaya penanganan bencana dilakukan dengan pemasangan terpal di bagian rumah yang rusak serta penyaluran bantuan sembako dan selimut kepada korban. “Petugas bersama personel TNI dan Polri turun langsung membantu warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak gempa,” jelas Rivai.
Peringatan Terhadap Informasi Hoaks
Di tengah situasi ini, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Terutama tentang hoaks yang beredar mengenai ancaman tsunami pascagempa, terutama di daerah pesisir. Hal ini sangat penting agar masyarakat tidak panik dan tetap mendapatkan informasi yang akurat.
Pemerintah setempat terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi dari petugas.
Sebagai langkah preventif, BPBD juga mengajak warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Informasi terbaru akan disampaikan melalui kanal resmi untuk memastikan bahwa semua pihak mendapatkan update yang valid dan terpercaya.
Dengan upaya kolaboratif dari pemerintah dan masyarakat, diharapkan genjalnya gejala-gejala yang timbul dari bencana ini dapat diminimalisir dan pemulihan dapat dilakukan secepatnya. Kesiapsiagaan terhadap bencana di masa mendatang juga menjadi salah satu fokus agar dampak yang ditimbulkan bisa ditekan sejauh mungkin.
