Dorong Industri Manufaktur Nasional: 200 Pengusaha Asing Ramaikan IIES 2026!

Jakarta, Maret.id — Sebanyak 200 pengusaha asing berpartisipasi dalam acara Indonesia Import and Export Branding Showcase (IIES) 2026. Event ini diselenggarakan untuk memperkuat hubungan perdagangan internasional serta mendorong perkembangan industri manufaktur di Indonesia.
IIES 2026: Peluang untuk Kerja Sama Bisnis
Acara ini berlangsung dari tanggal 18 hingga 20 Juni 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, dan dibuka oleh mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM, Aksa Mahmud. Dalam pembukaannya, Aksa menekankan pentingnya pameran ini sebagai kesempatan bagi pelaku usaha untuk menjalin kerja sama bisnis, termasuk investasi dan ekspor-impor yang dapat menunjang pertumbuhan sektor manufaktur di tanah air.
Managing Director of ES International Event Management, Dato Chong Chong, menyatakan bahwa berbagai negara seperti China, Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Vietnam ikut berpartisipasi dalam IIES 2026. “Ini adalah kali pertama kami menggelar IIES di Indonesia. Pameran ini mencakup berbagai jenis usaha, terutama di sektor sepatu, alas kaki, dan tekstil,” tambahnya.
Pameran Komoditas Impor dan Ekspor
Dato juga menjelaskan tentang aktivitas lain yang berlangsung bersamaan, yaitu pameran komoditas impor dan ekspor Indonesia. Pameran ini difokuskan pada produk konsumen dan barang bermerek. Melalui kegiatan ini, peserta dari luar negeri tidak hanya menawarkan produk untuk pasar Indonesia, tetapi juga mencari peluang kolaborasi dengan perusahaan lokal.
Bentuk kerja sama yang diharapkan mencakup pencarian agen distribusi, kemitraan bisinis, serta joint venture. Dato menambahkan bahwa pameran ini menjadi peluang bagi eksibitor asing untuk memperkenalkan produk unggulan Indonesia ke negara asal mereka. “Diharapkan, inisiatif ini dapat mendorong peningkatan ekspor nasional,” ujarnya.
Mengembangkan Jaringan Bisnis Lintas Negara
IIES 2026 diharapkan dapat berfungsi sebagai jembatan dalam mengembangkan jaringan bisnis lintas negara. Pameran ini berupaya memperkuat hubungan perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara mitra di kawasan Asia. “Visi dari acara ini adalah untuk menciptakan platform internasional yang profesional dalam mendorong perdagangan, investasi, dan pengembangan industri,” jelas Dato.
Dengan optimisme tinggi, Dato berharap IIES dan Indomaex akan terus berkembang sebagai platform internasional yang berpengaruh dalam memperkuat perdagangan dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan komunitas bisnis global. “Kami menargetkan sekitar 8.000 pengunjung dari kalangan bisnis dan profesional untuk hadir dalam pameran ini,” tutupnya. Acara ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan untuk Indonesia ke depannya.



